Harian Bengkulu Ekspress

32 Desa dan Kelurahan di Bengkulu Utara Ajukan Pembaruan Data Sosial

foto internet--

Harianbengkuluekspress.id- Sebanyak 32 desa dan kelurahan di Kabupaten Bengkulu Utara telah mengajukan pembaruan data sosial masyarakat dan dinyatakan lolos verifikasi berjenjang hingga tingkat pusat. Data yang diusulkan tersebut kini telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dan tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) penetapan untuk proses penyaluran bantuan sosial.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara, Affrianto menyampaikan hal tersebut kepada awak media, Selasa 3 Maret 2026. Ia menjelaskan, bahwa pembaruan data ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan ketepatan sasaran program bantuan sosial.

“Dari 32 desa dan kelurahan yang telah mengajukan pembaruan data, seluruhnya sudah melalui tahapan verifikasi dan validasi secara berjenjang. Saat ini sudah disetujui oleh Kementerian Sosial dan tinggal menunggu SK penetapan sebagai dasar penyaluran bantuan,” ujar Affrianto.

BACA JUGA: Zakat Fitrah Tertinggi di Mukomuko Rp 45 Ribu/jiwa

BACA JUGA:Fraksi Nasdem DPRD BU Minta 2 Perda Baru Jadi Alat Kontrol dan Evaluasi Pemerintah

Menurutnya, usulan yang telah disetujui tersebut mencakup 303 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), 393 KPM Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta 2.756 jiwa penerima Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Selain itu, terdapat pula pembaruan data terhadap 648 keluarga atau sebanyak 1.860 jiwa yang mengalami perubahan kondisi sosial ekonomi.

Affrianto merinci bahwa pembaruan data tersebut meliputi penambahan penerima baru yang dinilai layak berdasarkan hasil musyawarah desa dan verifikasi lapangan, sekaligus penghapusan data bagi warga yang sudah tidak memenuhi kriteria penerima bantuan.

“Pembaruan ini penting agar data yang kita miliki benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat di lapangan. Ada keluarga yang sebelumnya belum terdata, ada juga yang kondisinya sudah membaik sehingga tidak lagi memenuhi syarat. Semua itu harus diperbarui secara berkala,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses pengajuan pembaruan data dilakukan melalui mekanisme usulan dari desa dan kelurahan yang kemudian diverifikasi oleh Dinas Sosial Kabupaten, dilanjutkan ke tingkat provinsi hingga ke Kementerian Sosial. Tahapan tersebut bertujuan untuk memastikan tidak terjadi tumpang tindih data serta meminimalisir potensi kesalahan sasaran.

Program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) selama ini menjadi instrumen utama pemerintah dalam membantu keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas hidup. Sementara Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) memberikan perlindungan akses layanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan.Dengan disetujuinya usulan dari 32 desa dan kelurahan ini, diharapkan masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat segera menerima haknya setelah SK penetapan diterbitkan.

“Kami berharap dengan adanya pembaruan dan validasi data secara berkala, program bantuan sosial maupun jaminan kesehatan dapat tersalurkan secara tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat manfaat,”harapnya.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong desa dan kelurahan lainnya agar aktif melakukan pembaruan data sosial. Langkah ini dinilai penting dalam mewujudkan sistem perlindungan sosial yang lebih akurat, transparan, dan berkeadilan.

Affrianto mengimbau pemerintah desa dan kelurahan untuk tidak ragu mengusulkan perubahan data apabila menemukan warga yang layak namun belum terakomodasi, ataupun jika terdapat penerima yang sudah tidak memenuhi kriteria.

“Partisipasi aktif pemerintah desa sangat menentukan kualitas data kita. Semakin cepat dilakukan pembaruan, semakin cepat pula bantuan dapat disalurkan kepada yang berhak. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, desa, dan pemerintah pusat, diharapkan pengelolaan data sosial di Kabupaten Bengkulu Utara semakin solid dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata," pungkasnya.(afrizal)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan