Harian Bengkulu Ekspress

Satu Rumah di Kepahiang Ambruk Dihantam Badai

AMBRUK : Dinding rumah warga ambruk diterjang angin kencang-IST/BE -

Harianbengkuluekspress.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang menerjang wilayah Kabupaten Kepahiang, pada Senin 16 Februari 2026 sore membawa duka bagi warga Kelurahan Padang Lekat Kecamatan Kepahiang. Satu unit rumah milik Yulian Arianto, warga RT 17/RW 03 dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah dinding bangunannya ambruk diterjang badai.

Peristiwa mencekam tersebut terjadi saat intensitas hujan meningkat drastis. Dinding rumah sepanjang kurang lebih 9 meter dengan tinggi 4 meter dan lebar 2 meter tiba-tiba roboh karena tidak mampu menahan tekanan angin yang sangat kuat. Beruntung meski material bangunan hancur berserakan, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Kepala BPBD Kepahiang melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Intan Haerani SP membenarkan adanya laporan kejadian itu. Begitu menerima informasi, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan assessment dan pendataan.

"Struktur dinding diduga tidak mampu menahan tekanan angin kencang saat hujan deras berlangsung. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian material cukup signifikan mengingat dimensi dinding yang ambruk cukup besar," ungkap Intan.

BACA JUGA: Selter 20 Jabatan Eselon II di Lebong Segera Dibuka

BACA JUGA: RSUD Rejang Lebong Siapkan Reakreditasi

Tim TRC di lapangan telah memastikan tidak ada potensi bahaya susulan yang mengancam keselamatan penghuni rumah maupun warga sekitar. Pendataan ini juga akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah penanganan atau bantuan selanjutnya bagi korban.

Atas kejadian ini, BPBD Kabupaten Kepahiang mengeluarkan imbauan keras agar seluruh lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Mengingat cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan di wilayah Kepahiang.

"Kami ingatkan warga untuk rutin mengecek kondisi fisik bangunan, terutama bagian atap dan dinding yang sudah mulai rapuh. Segera lakukan perbaikan jika ditemukan kerusakan kecil guna menghindari risiko fatal saat angin kencang melanda," imbaunya. (doni)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan