Harian Bengkulu Ekspress

Perbaiki Data Penerima Bansos, Bogor Baru Tempel Stiker Miskin

IST/BE Pemasangan stiker keluarga miskin Desa Bogor Baru--

Harianbengkuluekspress.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Bogor Baru, Kecamatan Kepahiang, mengambil langkah tegas untuk menertibkan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) yang dinilai sering salah sasaran. Bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kepahiang, Pemdes melakukan pemasangan stiker di rumah warga penerima manfaat. Namun, kebijakan ini bukan tanpa ancaman; bagi warga yang menolak, status kepesertaan bansosnya akan langsung dihapus.

Sekretaris Desa Bogor Baru, Aan Sinofa, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan respons cepat atas banyaknya keluhan masyarakat terkait adanya warga "mampu" yang masih menikmati bantuan pemerintah.

Melalui inovasi Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial yang disebut Kunjungan Graduasi Bansos, stiker bertuliskan "Keluarga Miskin Penerima Manfaat Bantuan Sosial" mulai ditempel di dinding rumah warga.

"Jika ada warga yang keberatan atau sengaja menghilangkan stiker tersebut, maka sesuai pernyataan yang ada, bantuan sosial yang bersangkutan akan langsung kami nyatakan tidak layak dan dihapus dari sistem," tegas Aan.

Langkah berani ini diambil karena petugas di lapangan masih menemukan fakta di mana warga yang secara ekonomi berada di level menengah (Desil 5 atau 6) tetap terdata sebagai penerima bantuan untuk kategori miskin ekstrem (Desil 1).

BACA JUGA:Jaga Kebugaran Lansia, Desa Temdak Rutin Gelar Posyandu dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

BACA JUGA:BUMDes Lestari Jaya Bukukan Laba Bersih Rp 35 Juta

Aan menambahkan, tujuan utama kegiatan ini bukanlah untuk mengintimidasi warga, melainkan untuk menggugah kejujuran dan kesadaran diri. Diharapkan, warga yang sudah mampu secara finansial secara sukarela mengundurkan diri agar kuota bantuan dapat dialihkan kepada yang lebih berhak, seperti lansia terlantar atau warga yang benar-benar membutuhkan.

"Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa masih ada orang lain yang kondisinya jauh lebih sulit. Jika warga yang sudah mampu ini keluar (graduasi), maka akan tersedia ruang bagi mereka yang benar-benar layak menerima bantuan," pungkasnya. (Doni)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan