Harian Bengkulu Ekspress

Warga Mukomuko Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Bencana

Warga di Kabupaten Mukomuko diminta tingkatkan kewaspadaan potensi bencana. -IST/BE -

Harianbengkuluekspress.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko meminta agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan, khususnya warga yang berdomisili di kawasan banjir, longsor dan lainnya. Pasalnya sejak beberapa hari terakhir cuaca terus berubah hingga terjadi curah hujan tinggi dan menyebabkan sejumlah wilayah terjadi banjir. 

“Tingkatkan kesiap-siagaan dan kewaspadaan,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Mukomuko, Ruri Irwandi ST MT. 

Menurutnya, kondisi terjadinya banjir bahwa potensi itu masih terbuka lebar jika intensitas hujan tetap tinggi dalam beberapa hari ke depan. Warga yang berada di titik-titik rawan diminta tidak lengah dan segera mengambil langkah antisipasi.

“Personel BPBD Mukomuko tetap stanby di lapangan,” katanya. 

BACA JUGA: 11 Desa di Benteng Rawan Banjir

BACA JUGA:Tiket Bengkulu–Jakarta 'Meroket', Tembus Rp5,6 Juta, Avtur Naik Tajam, Kursi Ekonomi Ludes Diserbu Penumpang

Ia menyebutkan, peningkatan debit air terjadi secara cepat akibat hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu cukup lama. Selain faktor alam, kondisi drainase yang tidak optimal turut memperparah genangan di sejumlah titik. Dirinya pun mengimbau masyarakat agar tidak menunggu situasi memburuk untuk bertindak.  Lanjutnya, hingga sekarang situasi cuaca belum stabil sehingga membuat potensi bencana hidrometeorologi masih akan mengintai. 

"Pemerintah daerah melalui BPBD memastikan kesiapsiagaan terus ditingkatkan, termasuk patroli lapangan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait," ujarnya. 

Disisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Jajat Sudrajat SKM juga mengingatkan, seluruh masyarakat,khususnya warga yang terdampak banjir agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan. Menurutnya, banjir berpotensi memicu berbagai penyakit, terutama yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan kualitas air. Penyakit kulit seperti gatal-gatal, infeksi, hingga gangguan saluran pencernaan menjadi risiko yang paling sering muncul.

“Kami imbau jika warga mengalami gejala seperti gatal-gatal,diare, demam, atau keluhan kesehatan lainnya, segera periksa ke pusat pelayanan kesehatan terdekat,agar dapat ditangani tim tenaga medis,” ujarnya.(budi)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan