Sekolah Kedinasan Kemenhub Gratis, Ini Cara Mendaftarnya
Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenhub gratis, Syaratnya-Istimewa/Bengkuluekspress.-
Harianbengkuluekspress.id- Sekolah Kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menjadi incaran para lulusan SMA/SMK yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi dengan biaya pendidikan yang ditanggung pemerintah.
Selain menawarkan kuliah gratis, lulusan sekolah kedinasan Kemenhub juga memiliki peluang besar berkarier di sektor transportasi darat, laut, udara, maupun perkeretaapian.
Setiap tahun, Kemenhub membuka Seleksi Penerimaan Taruna/i (Sipencatar) untuk berbagai sekolah tinggi dan politeknik transportasi.
Berikut daftar sekolah kedinasan Kemenhub yang bisa dipilih lulusan SMA/SMK yang tahun depan tertarik mendaftar di sekolah kedinasan Kemenhub.
1. Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD (PTDI – STTD)
2. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal
3. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun
4. Politeknik Transportasi Sungai Danau dan 5. Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang
6. Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali
7. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta (STIP) Jakarta
8. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang
9. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya
BACA JUGA: Peluang Emas bagi Lulusan SMA/SMK, Sekolah Kedinasan Kemenhub Tawarkan Kuliah Gratis, Cek Syaratnya
BACA JUGA:Imbas Perubahan PMK 81/2025, 102 Desa di Bengkulu Utara Tidak Terima DD Tahap II Non Earmark
10. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh
11. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sulawesi Utara
12. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat
13. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug
14. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya
15. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar
16. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan
17. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong
18. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten
19. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong
20. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang
21. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura
22. Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi
Cara daftar sekolah kedinasan Kemenhub
Setelah tahu apa saja syarat yang harus disiapkan untuk mendaftar sekolah kedinasan Kemenhub, berikut cara daftar sekolah kedinasan Kemenhub:
1. Pendaftar hanya memilih satu Perguruan Tinggi Kementerian atau Lembaga penyelenggara Sekolah Kedinasan dan apabila mendaftar lebih dari satu Perguruan Tinggi maka yang bersangkutan dinyatakan gugur;
2. Pendaftar wajib memenuhi Persyaratan Ijazah Kelulusan /Jurusan sesuai dengan Program Studi yang dipilihi;
3. Bagi pendaftar formasi Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan: Calon Taruna dapat memilih Program Studi yang tersedia tanpa dibatasi domisili asal dan bersifat nasional. Daftar formasi Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan;
4. Bagi pendaftar formasi Pola Pembibitan Pemerintah Daerah (Pemda): Calon Taruna wajib berdomisili sesuai dengan wilayah formasi Pemerintah Daerah yang dibuktikan dengan e-Kartu Tanda Penduduk (e-KTP)/Kartu Keluarga.
5. Daftar formasi Pemerintah Daerah;Bagi pendaftar formasi Orang Asli Papua (OAP) Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah: Calon Taruna wajib memiliki Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) dari Majelis Rakyat Papua/Papua Barat/Papua Barat Daya/Papua Tengah/Papua Selatan/Papua Pegunungan. Daftar formasi Orang Asli Papua (OAP);
BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Bansos dan Beasiswa Natal 2025 untuk Masyarakat, Ini Cara Mendapatkanya
BACA JUGA:Kemendikdasmen Siapkan Beasiswa untuk 150.000 Guru di Seluruh Indonesia
6. Pendaftar wajib melakukan pendaftaran online melalui portal https://dikdin.bkn.go.id/
dimulai tanggal 29 Juni 2025 pukul 00.00 WIB sampai dengan 18 Juli 2025 pukul 23.59 WIB;
7. Pendaftar wajib mengunggah (upload) seluruh berkas persyaratan dalam bentuk file softcopy melalui sistem pendaftaran online, dengan ketentuan sebagai berikut:
- Pasfoto berwarna terbaru dengan latar belakang merah, menghadap ke depan, berukuran 4 x 6 cm, dengan ukuran file minimal 120 kb dan maksimal 500 kb, dalam format .jpg;
- KTP bagi peserta yang berusia di atas 17 tahun atau Kartu Identitas Anak (KIA) atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP atau menggunakan Surat Keterangan Kependudukan/resi permintaan pembuatan KTP dengan format .jpg ukuran file maksimal 500 kb;
- Ijazah SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat beserta lampiran nilainya. Bagi calon peserta yang belum memperoleh ijazah: Surat Keterangan Lulus (SKL) atau rapor SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat pada 2 semester (semester genap kelas XI dan semester gasal kelas XII).
- Bagi calon peserta lulusan luar negeri atau memiliki ijazah berbahasa asing: surat penyetaraan/persamaan/konversi ijazah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Dokumen diunggah (upload) dengan format PDF ukuran file maksimal 1.000 kb;
- Tanda bukti pembayaran formulir pendaftaran sesuai dengan perguruan tinggi yang dipilih dengan menuliskan nama dan NIK pendaftar pada bukti pembayaran (ukuran file maksimal 500 kb dengan format .jpg). Daftar nomor rekening
- Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara;
- Piagam atau Sertifikat kejuaraan di bidang Riset dan Inovasi, Olahraga dan Seni Budaya, Organisasi, dan Agama. - Dokumen ini diunggah (upload) dengan format pdf ukuran file maksimal 2000 kb.
- Pakta Integritas Calon Taruna SIPENCATAR Kementerian Perhubungan Tahun 2025 bermaterai Rp 10.000,00. - Template Pakta Integritas dapat dilihat atau dapat diunduh di laman https://sipencatar.kemenhub.go.id/template. Dokumen diunggah (upload) dengan format PDF ukuran file maksimal masing-masing 1.000 kb; dan
Khusus formasi OAP: Surat keterangan Orang Asli Papua (OAP) dari Majelis Rakyat Papua/Papua Barat/Papua Barat Daya/Papua Tengah/Papua Selatan/Papua Pegunungan.(**)