Mandi di Sungai, Pelajar SMA di Lebong MD
Mandi di Sungai, Pelajar SMA di Lebong MD-Erick/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id - Diduga mengalami kram ketika berenang di aliran sungai, seorang pelajar bernama Fahkry Afrizal (16) warga Desa Lemau Pit Kecamatan Lebong Sakti, hanyut dan meninggal dunia di aliran sungai Ketahun (Lubuk Tik Pe'ing) di kawasan desa setempat.
Data terhimpun, musibah tenggelamnya korban sendiri berawal sekitar pukul 14.00 WIB, korban bersama teman-teman mandi di sungai dan pada saat itu, korban tiba-tiba tidak keluar dari sungai dan teman korban langsung berlari untuk memberitahukan kepada warga karena ada yang tenggelam.
Mendapatkan informasi tersebut, warga setempat langsung melakukan pencarian dan setelah dicari lebih kurang 1 jam, akhirnya korban ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi korban mandi.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Bengkulu Selatan, Selasa 20 Januari 2026, Siang hingga Malam Hujan Ringan-Sedang
Selanjutnya warga langsung membawa korban ke RSUD LEBONG, namun nyawa korban tidak bisa tertolong dan dimakamkan pihak keluarga di YOU setempat.
Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani SH SIK melalui Kapolsek Lebong Tengah IPTU Erwin Sinaga SSos melalui Kasubsi PIDM Humas Polres Lebong Aiptu Syaiful Anwar, membenarkan atas adanya musibah tenggelamnya seorang pelajar SMA, ketika sedang mandi di sungai.
"Pihaj keluarga sudah membawa korbann pulang dan menolak untuk di autopsi," sampainya.
BACA JUGA: Tahun 2026, Bengkulu Selatan Hanya Berangkatkan 3 Kuota Haji Lansia
BACA JUGA:425 Nelayan Bengkulu Selatan Terlindungi Asuransi, Pemkab Siapkan Rp100 Juta di 2026
Lanjut Staiful, atas musibah ini pihaknya memghimbau kepada seluruh warga di Kabupaten Lebong, untuk bisa selalu waspada ketika sedang mandi di sungai, pastikan kondisi badan sedang fit.
"Selalu berhati-hati, ketika mandi," himbaunya.(erick)