Harian Bengkulu Ekspress

Pohon Matoa Tumbang Timpa Jalan di Kota Manna, BPBD Gerak Cepat Lakukan Evakuasi

Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Manna, Senin malam 16 Februari 2026, menyebabkan sebuah pohon matoa berukuran besar tumbang dan menutup badan jalan di Jalan Gama 1 RT 13, Kelurahan Pasar Baru.-Renald/Bengkuluekspress-

Harianbengkuluekspress.id – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Manna, Senin malam 16 Februari 2026, menyebabkan sebuah pohon matoa berukuran besar tumbang dan menutup badan jalan.

Kejadian ini terjadi di Jalan Gama 1 RT 13, Kelurahan Pasar Baru, dan sempat mengganggu akses lalu lintas warga sekitar.

Pohon dengan diameter sekitar setengah meter dan panjang lebih kurang 15 meter tersebut tumbang akibat terpaan angin kencang saat cuaca ekstrem berlangsung sejak sore hingga malam hari.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut.

BACA JUGA:Empat Hari Terperosok, Truk Fuso di Jalan Lintas Padang Panjang Belum Dievakuasi

BACA JUGA:Kota Bengkulu Dilanda Angin Kencang, Mobik Avanza Ringsek Ditimpa Pohon

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bengkulu Selatan, Akisar Diardi, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 20.40 WIB dan langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

“Begitu menerima laporan, tim TRC BPBD Bengkulu Selatan langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi material pohon yang tumbang. Pohon tersebut menutup badan jalan, sehingga perlu segera dipotong dan dibersihkan agar akses masyarakat kembali normal,” jelas Akisar.

Ia mengatakan, proses evakuasi dilakukan bersama unsur terkait, termasuk personel Polsek Kota Manna dan masyarakat setempat.

Petugas menggunakan peralatan berupa chainsaw dan alat pemotong lainnya untuk mempercepat proses pembersihan.

“Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar. Material pohon berhasil dipotong dan dipindahkan dari badan jalan, sehingga arus lalu lintas dapat kembali dilalui masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA: Program Makanan Bergizi Gratis Libatkan 1,2 Juta Relawan di 24.400 SPPG, Sony: Periksa Data Fiktif

BACA JUGA: Rahasia di Balik Lampion Imlek, Begini Makna Lampion dalam Budaya Tionghoa

Akisar juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan