Pengusutan Tambang Belum Usai, Jaksa Geledah Dinas ESDM dan Rumah Direktur PT RSM
Penyidik Pidsus Kejati Bengkulu melakukan penggeledahan di Kantor ESDM Provinsi Bengkulu, Kamis, 8 Januari 2025 sore. -IST/BE-
Harianbengkuluekspress.id - Kejaksaan Tinggi Bengkulu melalui Bidang Pidsus melakukan penggeledahan di Kantor ESDM Provinsi Bengkulu dan rumah pribadi Direktur PT Ratu Samban Mining (RSM), Soni Adnan di Kelurahan Kampung Bali, Kamis, 8 Januari 2025.
Soni Adnan merupakan tersangka ke-13 kasus korupsi pertambangan PT RSM, perkaranya belum disidangkan. Penyidik mengumpulkan bukti tambahan sehingga penggeledahan dilakukan.
Hal tersebut disampaikan Kajati Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar SH MH melalui Kasi Penkum, Denny Agustian SH MH.
"Hari ini tim Pidsus Kejari Bengkulu melakukan upaya paksa penggeledahan untuk mencari bukti tambahan kasus pertambangan. Dua titik penggeledahan di Kantor ESDM dan rumah tersangka Soni Adnan," jelas Kasi Penkum.
Di Kantor Dinas ESDM, penyidik menyasar ruangan Bidang Minerba. Penyidik mencari berkas yang berkaitan dengan PT RSM. Begitu juga di rumah Soni Adnan, penyidik mencari dokumen terkait dengan PT RSM. Tidak disebutkan rincian berkas yang disita. Tetapi perkiraan jumlahnya ratusan berkas yang terkait dengan tambang.
"Dua lokasi yang kami geledah hari ini, sejumlah berkas berkaitan dengan PT RSM disita," ujar Kasi Penyidikan, Martua Siregar SH MH.
Dalam waktu dekat, bekas Soni Adnan akan diselesaikan sehingga bisa disidangkan menyusul 12 tersangka lain. Kasi penyidikan menilai penyidikan korupsi pertambangan masih terus dilakukan meski sudah menyeret total 13 tersangka.
Selain penyidikan, pihaknya juga menunggu ada atau tidak fakta baru di persidangan. Jika ada fakta baru mengarah ke tersangka tambahan, penyidik tentu akan menindak lanjutinya.
"Jika ada bukti dan fakta baru dalam persidangan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka tambahan," jelas Kasi Penyidikan.
Penggeledahan dilakukan sejak pukul 16.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB. Penggeledahan dikawal ketat personel TNI bersenjata lengkap.(167)