Harian Bengkulu Ekspress

Pemprov Bengkulu Fokus Benahi RSMY, Perbaiki Semua Lini Pelayanan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Dr drg H Edriwan Mansyur MM menegaskan, pelayanan RSUD M Yunus sebenarnya sudah menjadi perhatian Helmi Hasan bahkan sebelum resmi menjabat sebagai gubernur.--

Harianbengkuluekspress.id  - Perbaikan menyeluruh terhadap pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu menjadi agenda prioritas yang tidak bisa ditawar lagi bagi Gubernur Bengkulu, H Helmi Hasan. 

Sebab, RSMY merupakan rumah sakit rujukan tertinggi di Provinsi Bengkulu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Dr drg H Edriwan Mansyur MM menegaskan, pelayanan RSUD M Yunus sebenarnya sudah menjadi perhatian Helmi Hasan bahkan sebelum resmi menjabat sebagai gubernur.

"RSMY sebagai salah satu rumah sakit rujukan tertinggi  di Provinsi Bengkulu memang harus dioptimalkan," terang Edriwan, Rabu, 7 Januari 2026.

Dijelaskannya,  berbagai upaya telah dilakukan untuk memperbaiki pelayanan RSUD M Yunus. Bahkan,  sebelumnya Gubernur Helmi Hasan mengusulkan untuk mendirikan fasilitas rumah sakit baru dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Namun, setelah melakukan koordinasi intensif dengan Menteri Kesehatan (Menkes), disepakati strategi yang lebih efisien.

"Setelah berkoordinasi, Pak Menteri dan Pak Gubernur bersepakat bahwa kita tidak perlu mendirikan rumah sakit baru dari pusat. Fokus utamanya adalah mengoptimalkan rumah sakit yang sudah ada, baik RS M Yunus maupun rumah sakit daerah di Kabupaten/Kota," jelasnya.

Dalam melakukan perbaikan RSUD M Yunus, komitmen Kemenkes untuk melengkapi alat kesehatan vital, seperti CT Scan. 

Tidak hanya di RSUD M Yunus, tapi juga di seluruh RSUD kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Hal ini bertujuan untuk memangkas alur rujukan yang selama ini menumpuk di tingkat provinsi.

"Pak Gubernur mengajukan kebutuhan alat seperti CT Scan, dan Pak Menteri langsung merespons positif. Nantinya, seluruh rumah sakit daerah di Kabupaten/Kota akan mendapatkan alat tersebut, begitu juga rumah sakit provinsi," papar Edriwan.

Edriwan menegaskan,  dengan adanya fasilitas lengkap di daerah, pasien di kabupaten tidak perlu lagi dirujuk ke Kota Bengkulu atau bahkan ke luar provinsi hanya untuk pemeriksaan CT Scan.

"Jika alatnya sudah ada di kabupaten, penanganan bisa selesai di sana," tuturnya.

 Sementara terkait sering viral buruknya pelayanan RSUD M Yunus itu, menurut Edriwan itu menjadi hal positif. Sebab, kritik masyarakat  sebagai pemicu percepatan perbaikan.

"Kita ambil sisi positifnya, itu dalam rangka perbaikan. Makanya, Bapak Menteri Kesehatan menyampaikan, Kemenkes turun langsung bersama Pemda Provinsi Bengkulu untuk membenahi tata kelola RS M Yunus," pungkas Edriwan. (151)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan