RPH Talang Rimbo Lama dan Kandang Ternak Warga Direndam Banjir, Bupati RL Langsung Lakukan Evakuasi
RPH Talang Rimbo Lama dan Kandang Ternak Warga Direndam Banjir, Bupati RL Langsung Lakukan Evakuasi-Ary/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id- Bupati Rejang Lebong HM Fikri, SE, MAP memimpin langsung proses evakuasi banjir yang merendam Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan kandang ternak warga di Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kecamatan Curup Tengah, Kamis 8 Januari 2025 malam.
Banjir terjadi akibat curah hujan deras yang mengguyur wilayah Curup sejak sore hari. Aliran sungai meluap setelah tersumbat rumpun bambu, batang pohon, dan sampah di bawah jembatan kecil yang menghubungkan RPH dengan kandang ternak warga.
Bupati Fikri turun langsung ke lokasi didampingi Wakapolres Rejang Lebong Kompol Risdianta dan unsur Forkopimda. Proses evakuasi melibatkan personel Polres, Brimob Yon A Curup, Basarnas, BPBD, Damkar, Dinas PUPR, Dinas Sosial, Satpol PP, camat, lurah, serta masyarakat setempat.
BACA JUGA:Resahkan Warga, Satpol PP Bengkulu Selatan Bongkar Warem
BACA JUGA:Warga Batu Ampar Terbaring Lemah, Kades Upayakan Bantuan Kembali Mengalir
"Kami langsung turun begitu menerima laporan banjir. Fokus utama kami adalah menyelamatkan warga dan hewan ternak yang terdampak," ujar Bupati Fikri di sela-sela evakuasi.
Air yang menggenangi dua gedung RPH mencapai ketinggian sekitar satu meter. Sekitar 60 ekor sapi dan kerbau milik warga terdampak, bahkan dua ekor sapi terpaksa disembelih karena terlalu lama terendam air dan mengalami kedinginan.
Untuk mempercepat penanganan, satu unit alat berat jenis excavator diterjunkan guna membongkar rumpun bambu, kayu, dan sampah yang menyumbat aliran sungai.
"Kami kerahkan alat berat agar aliran sungai bisa segera normal. Jangan sampai genangan makin meluas dan membahayakan warga," tegas Bupati Fikri.
Proses evakuasi dan pembersihan material berlangsung hingga pukul 02.00 WIB dini hari, Jumat 9 Januari 2025. Setelah aliran sungai kembali lancar, kondisi di lokasi dinyatakan aman dan sebagian besar ternak berhasil diselamatkan.
Bupati Fikri juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan masih cukup tinggi.
BACA JUGA:Tunjukan Peran Nyata di Sektor Pangan, Polres Bengkulu Selatan Gelar Panen Raya Jagung Serentak
BACA JUGA:Update Harga Emas di PT Pegadaian Hari Ini, Jumat 9 Januari 2026, Antam dan UBS Kompak Turun
"Kami minta masyarakat tetap siaga, terutama yang tinggal di bantaran sungai. Jika terjadi peningkatan debit air, segera laporkan agar bisa cepat ditangani," pesan Fikri.