Harian Bengkulu Ekspress

Insiden Bus Tabrak Tiang Listrik di Seginim, Pihak Yayasan Bengkulu Madani Berikan Klarifikasi

Pihak Yayasan Bengkulu Madani memberikan klarifikasi terkait insiden bus sekolah yang menabrak tiang listrik di Jalan Raya Desa Banding Agung, Kecamatan Seginim, Jumat 6 Maret 2026.-Renald/Bengkuluekspress-

Harianbengkuluekspress.id – Pihak Yayasan Bengkulu Madani, Bengkulu Selatan memberikan klarifikasi terkait insiden bus sekolah yang menabrak tiang listrik di Jalan Raya Desa Banding Agung, Kecamatan Seginim, Jumat 6 Maret 2026.

Kepala SMPIT Madani, Cindi Yolanda, menjelaskan bahwa saat kejadian bus sekolah tersebut tidak membawa siswa karena sebelumnya telah selesai mengantar anak-anak pulang dari sekolah.

Menurutnya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat bus dalam perjalanan kembali menuju sekolah.

“Bus tersebut baru saja selesai mengantar anak-anak pulang dan sedang dalam perjalanan kembali ke sekolah sekitar pukul setengah tiga sore. Di dalam bus hanya ada satu sopir, tidak ada siswa,” jelas Cindi.

BACA JUGA:Resmi! Prodi KPI UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Raih Akreditasi Unggul, Nilai 258 Berlaku hingga 2031

BACA JUGA:Persiapan Piala AFF U-19 2026, Pelatih Timnas Panggil 20 Pemain, Berikut Nama-namanya

Ia menyampaikan, sopir bus hanya mengalami luka ringan akibat pecahan kaca saat kejadian berlangsung.

“Sopir hanya mengalami luka ringan di bagian siku karena terkena pecahan kaca dan rolling rumah yang sempat tertabrak. Dari keterangan sopir kepada kami, tidak ada cedera berat,” ujarnya.

Cindi menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut dan kondisi sopir saat ini dalam keadaan baik.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya

Terkait kondisi di lokasi kejadian, Cindi menyampaikan bahwa berdasarkan pengecekan langsung yang dilakukan pihak sekolah bersama yayasan dan warga setempat, tiang listrik di lokasi memang mengalami kerusakan hingga patah akibat tertabrak bus.

“Setelah kami kembali mengecek langsung ke lokasi bersama pihak yayasan untuk bersilaturahmi dengan pemilik rumah yang terdampak, diketahui tiang listrik memang patah,” jelasnya.

Meski demikian, dari keterangan warga sekitar yang berada di lokasi, bus sekolah tersebut disebut tidak melaju dengan kecepatan tinggi saat kejadian.

“Dari keterangan warga yang ada di lokasi, bus tidak melaju kencang atau ngebut. Bahkan ada rekaman suara keterangan warga yang menyatakan bus berjalan pelan,” ungkap Cindi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan