Gubernur Helmi Jemput Kuota Bedah Rumah 1.299 Unit, Bakal Disebar ke 10 Daerah
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan menemui Menteri PKP, Maruarar Sirait, di lantai 21 Wisma Mandiri Thamrin, Jakarta Pusat, Senin, 6 Maret 2026.-IST/BE-
Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu kembali membawa angin segar bagi masyarakat kurang mampu.
Pada tahun anggaran 2026 ini, Pemprov Bengkulu berhasil mendapatkan tambahan kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah sebanyak 1.299 unit.
Program itu, akan menyasar masyarakat tidak mampu di 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.
Kuota bedah rumah itu dijemput langsung oleh Gubernur Bengkulu, H Helmi Hasan SE dengan menemui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.
Pertemuan itu berlangsung di ruang kerja Menteri PKP, Lantai 21 Wisma Mandiri Thamrin, Jakarta Pusat pada Senin, 6 Maret 2026.
"Alhamdulillah, Bengkulu kembali mendapatkan tambahan kuota BSPS. Ini merupakan bentuk perhatian besar pemerintah pusat, khususnya Menteri PKP kepada masyarakat Bengkulu yang membutuhkan rumah layak huni," ujar Helmi.
Dijelaskannya, tambahan kuota bedah rumah untuk kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu ini dipastikan mendapatkan alokasi bantuan secara merata.
Tentunya program itu telah sejalan dengan Program Bantu Rakyat. Untuk itu, Gubernur menginstruksikan seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk turun tangan mengawal ketat proses pendataan calon penerima.
"Kami mendorong seluruh kabupaten dan kota untuk mengawal proses ini agar tepat sasaran. Apabila di lapangan terdapat data yang tidak valid, dapat segera dilakukan penggantian usulan. Hal ini menjadi kunci agar seluruh kuota yang dialokasikan dapat terserap maksimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Provinsi Bengkulu, Irsan Setiawan SH MH mengatakan, awalnya Provinsi Bengkulu hanya mendapatkan 1.172 unit. Namun berhasil ditingkatkan menjadi 1.299 unit pada tahap ketiga ini.
"Peningkatan kuota ini sangat berarti. Sebagai contoh, Bengkulu Selatan dan Bengkulu Tengah yang sebelumnya belum memperoleh kuota, kini akhirnya terakomodasi. Bengkulu Selatan memperoleh 100 unit, Bengkulu Tengah 25 unit, dan Kabupaten Lebong mendapatkan tambahan dua unit," beber Irsan.
Di sisi lain, Menteri PKP, Maruarar Sirait berharap program BSPS di Provinsi Bengkulu dapat dieksekusi sesuai target dan tepat sasaran. Sebab, program ini bukan sekadar bedah rumah biasa, melainkan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) Pembangunan Tiga Juta Rumah, yang dirancang pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
"Kita minta, program ini harus benar-benar tepat sasaran," tandasnya. (151)