Suhu Udara Mukomuko Anjlok hingga 21°C, BPBD Ingatkan Potensi Gangguan Kesehatan
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Ruri Irwandi, ST, MT,-Endi/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id – Masyarakat di Kabupaten Mukomuko dalam dua hari terakhir merasakan suhu udara yang jauh lebih dingin dari biasanya.
Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), suhu udara di wilayah ini turun drastis hingga menyentuh angka 21 derajat Celcius pada malam hingga dini hari.
Fenomena suhu dingin ini tercatat mulai terjadi sejak 6 hingga 7 April 2026, dengan fluktuasi suhu harian berada di rentang 21 hingga 32 derajat Celcius. Kondisi ini paling dirasakan warga pada tengah malam hingga menjelang fajar.
Menanggapi fenomena ini, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukomuko, Ruri Irwandi, ST, MT, meminta masyarakat untuk tidak meremehkan perubahan cuaca tersebut. Menurutnya, suhu dingin yang turun secara mendadak berpotensi memicu gangguan kesehatan serius.
BACA JUGA:Geger, Penemuan Mayat di Area Sawit Desa Kota Praja, Diduga Pencari Brondolan Asal XIV Koto
BACA JUGA:Proyek Pamsimas Mukomuko Seret 3 Tersangka, Kerugian Negara Tembus Segini
Kondisi ini sangat rawan bagi kelompok rentan, terutama anak-anak dan lanjut usia (lansia) yang memiliki sistem imunitas lebih sensitif terhadap perubahan suhu ekstrem.
"Masyarakat perlu menjaga kondisi tubuh dengan memastikan asupan makanan yang cukup, menggunakan pakaian hangat saat malam hari, serta menghindari aktivitas berlebihan di luar ruangan pada waktu suhu terendah," ujar Ruri Irwandi, Selasa 7 April 2026.
Lebih lanjut, Ruri menjelaskan bahwa perubahan suhu yang signifikan dalam waktu singkat dapat menurunkan daya tahan tubuh secara cepat. Ia meminta warga untuk segera melakukan penanganan mandiri atau medis jika merasakan gejala awal penyakit musim dingin.
Warga diimbau untuk tidak mengabaikan gejala-gejala seperti batuk, flu, maupun demam yang muncul akibat suhu dingin ini.
"Perubahan suhu ini berpotensi menurunkan daya tahan tubuh. Untuk itu, warga diminta tidak mengabaikan gejala awal gangguan kesehatan. Kami harapkan masyarakat tetap menjaga kesehatan dan tidak lengah terhadap potensi dampak yang ditimbulkan," tambahnya.
BACA JUGA:Tiket Pesawat Bengkulu - Jakarta Tembus Rp5,6 Juta, Dishub Beberkan Penyebabnya
BACA JUGA:PAD Pasar Kepahiang Rp1,2 Miliar Tak Masuk ke Daerah, Disdagkop Tempuh Jalur Hukum
BPBD Mukomuko memperkirakan kondisi suhu dingin ini masih dapat berlangsung dalam beberapa hari ke depan, tergantung pada dinamika cuaca di wilayah tersebut. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk terus memantau saluran informasi resmi BMKG maupun BPBD.