Harianbengkuluekspress.id- Festival Tabut 2025 yang digelar di Sport Center Pantai Panjang, Kota Bengkulu, tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menghadirkan paket wisata menarik yang memadukan liburan ke pantai sekaligus ke Festival Tabut.
Pengunjung dari berbagai daerah memanfaatkan momen ini untuk menikmati keindahan alam sembari menyaksikan tradisi Tabut yang penuh makna.
Kegiatan yang berlangsung sejak 27 Juni hingga 6 Juli 2025 ini berhasil menarik ribuan pengunjung, baik dari dalam kota maupun luar provinsi.
Mereka datang untuk menikmati pesona Pantai Bengkulu yang memikat, serta merasakan kemeriahan Festival Tabut yang diramaikan dengan berbagai acara, seperti arak-arakan budaya, pertunjukan seni, bazar kuliner khas, hingga pameran UMKM lokal.
BACA JUGA:Antusiasme Festival Tabut, Pengunjung Beri Masukan
BACA JUGA:Gubernur Bengkulu Bangun Rumdin dan Kampung Nelayan di Pulau Enggano, Wagub Diminta Carikan Lahan
Menurut Enik Purwanti, salah satu pengunjung asal Ketahun Melati K1, Bengkulu Utara, dirinya sangat menikmati pengalaman ini.
"Saya sangat menikmati kombinasi ini. Bisa ke Tabut, melihat bazar kuliner, sekaligus menikmati pantai yang cantik. Benar-benar liburan yang menyenangkan dan lengkap," ungkapnya kepada BE.
Senada dengan Enik, pengunjung lainnya, Renci Kenisha (20) asal Curup, juga mengaku terkesan.
"Ini pengalaman pertama saya datang ke Festival Tabut. Suasananya meriah, ada pertunjukan seni, makanan khas, dan pantainya pun bersih serta indah. Tahun depan saya pasti datang lagi," ujarnya dengan antusias.
Paket wisata yang menggabungkan pesona alam dan kekayaan budaya ini dinilai mampu menarik minat wisatawan.
BACA JUGA:Enam Laporan Copet di Festival Tabut Bengkulu, Begini Keterangan Kasi Humas Polresta Bengkulu
BACA JUGA: DLH Kesulitan Angkut Sampah Tabut, Kepala DLH Kota Bengkulu Jelaskan Ini Penyebab dan Kendalanya
Dengan tingginya antusiasme masyarakat, Festival Tabut tahun ini sukses dan diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang membanggakan
Serta mendorong pertumbuhan pariwisata lokal ke arah yang lebih baik serta bisa membantu meningkatkan UMKM masyarakat. (MG1)