Harianbengkuluekspress.id – Masyarakat di wilayah Kabupaten Mukomuko, khususnya yang berada di sepanjang pesisir, termasuk nelayan diimbau lebih meningkatkan kewaspadaan ketika menjalankan aktivitas di perairan. Pasalnya ketinggian gelombang laut diperkirakan setinggi 1,5 hingga 4 meter dan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
“Tingkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di perairan,” ujarnya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Ruri Irwandi. Disampaikan Ruri, pihaknya menerima prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai peningkatan gelombang laut di wilayah tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima hingga 13 November 2025 mendatang, tinggi gelombang laut di sepanjang perairan Mukomuko diperkirakan berada pada kisaran 1,5 hingga 4 meter. Kondisi ini juga diperparah dengan kecepatan angin yang mencapai 10–25 knot, sehingga berpotensi meningkatkan risiko bagi aktifitas pelayaran maupun kegiatan nelayan di laut.
"Kita mengimbau nelayan tradisional lebih ekstra berhati-hati," ujarnya.
BACA JUGA: Kapolda Tinjau Jalur Liku Sembilan di Benteng, Ini Tujuannya
Ia meminta, agar aktivitas melaut dilakukan penuh perhitungan, memperhatikan kondisi cuaca harian serta mengutamakan keselamatan.
“Nelayan diminta tidak memaksakan diri jika kondisi laut sedang tidak bersahabat, karena keselamatan adalah yang utama,” katanya.
Ia juga menyampaikan, pemilik kapal dan pengelola transportasi laut lainnya untuk memastikan kesiapan armada dan alat keselamatan saat beroperasi. Kemudian disarankan selalu memantau informasi cuaca dari sumber resmi, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. BPBD Kabupaten Mukomuko terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan informasi perkembangan cuaca dapat tersampaikan kepada masyarakat secara cepat dan menyeluruh. Informasi ini juga diteruskan kepada pemerintah kecamatan dan desa pesisir untuk mendorong langkah mitigasi di lapangan.(budi)