Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Desa Barat wetan Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, sukses melaksanakan penanaman jagung untuk program Satu Desa Satu Hektar atau Sadesahe, yang sudah berjalan sejak 5 November 2025 lalu.
Kepala Desa Barat Wetan, Bejo mengatakan program ini dilaksanakan akhir tahun, karena kesiapan dasa mulai dari penyimpan lahan hingga benih. Sehingga program yang menjadi prioritas unggulan pemerintah pusat tersebut dapat dijalankan dengan baik di Desa Barat Wetan Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang.
“Salah satu prioritas kita ditahun ini, yakni mendukung program prioritas pemerintah pusat dalam rangka mendukung swasembada pangan," tegas Bejo.
Program prioritas Pemerintah Pusat akan berlanjut ditahun depan. Sehingga Pemdes Barat Wetan dalam menyusun Rencana APBDes 2026 kembali mengalokasi Dana Desa pada sektor-sektor pangan kemudian Kopdes Merah Putih.
"Tentu program prioritas pusat jadi prioritas utama kita. Semua tergantung dengan regulasi teknis dalam penggunaan Dana Desa nantinya," sebut Bejo.
BACA JUGA:Mantan Kades Air Pesi Divonis 3 Tahun, Program DD Tak Terealisasi Uang Dinikmati Pribadi
BACA JUGA:Prestasi! Wali Kota Bengkulu Presentasi Utama di Kemendagri Soal Rencana Aksi Hasil Studi Singapura
Untuk program ketahanan pangan tahun ini Pemdes Barat Wetan, menanam jagung seluas 1 hektar. Menghabiskan benih atau bibit jagung sebanyak 10 kilogram dengan jenis bibit benih unggul F1 super BISI 235.
Semua elemen pemerintah Desa Dan masyarakat Barat wetan akan bersinergi, agar program Sadesahe ini benar-benar menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Desa Barat wetan sekaligus memberikan hasil yang membanggakan. (Doni)