OPD Harus Berkontribusi Dalam 10 Program TP PKK

Selasa 25 Nov 2025 - 21:34 WIB
Reporter : Jefrianto
Editor : Haijir

Harianbengkuluekspress.id - Dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tahun 2025 ini, organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Seluma diharapkan mampu menjawab problem sosial yang ada di masyarakat.  Sehingga, dibutuhkan kolaborasi antarsesama, serta harus menjadi pionir dalam upaya mewujudkan program 10 TP PKK serta pencegahan pernikahan dini. Serta terpenting pula dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Seluma.

“TP PKK ini mulai dari kabupaten hingga kecamatan dan desa bisa harus menjadi pionir termasuk menjadi orang tua asuh pada masyarakat yang memang diperlukan dalam pendampingan,” tegas Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto kepada wartawan.

Ditegaskan bahwa Tim Penggerak PKK memiliki peran penting dalam upaya pencegahan pernikahan dini serta penanganan stunting di Kabupaten Seluma, yang hingga kini masih tergolong tinggi. Ia juga mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan untuk ditanami tanaman bermanfaat bagi kebutuhan keluarga. 

“Bergerak bersama PKK, wujudkan asta cita menuju Indonesia emas sudah tepat dan ini menjadi pesan moral yang harus di implementasikan dalam kesehariannya,” tegasnya.

BACA JUGA:Aksi Balap Liar Kian Nekat, Bocah SD Ikut Terlibat

BACA JUGA:Tak Kuorum, Paripurna DPRD Kaur Ditunda

Sementara itu, Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE MM, dengan adanya kerjasama antara OPD ini merupakan gerbang menuju keberhasilan, sehingga kerja sama dan peran aktif PKK dalam menyentuh kehidupan masyarakat melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.  Menurutnya, PKK harus terus hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, terutama yang berkaitan langsung dengan masyarakat.

“Termasuk mendampingi ibu rumah tangga yang memiliki keterbatasan dan membutuhkan edukasi dalam merawat anak,” sampainya singkat.

Hal tersebut hendaknya bisa masuk dalam program kerja yang telah di susun. Oleh karena itu, dalam menjalankan program, mereka didorong mengedepankan kolaborasi dengan dinas atau kerja sama antar sesama.

“Dengan kolaborasi, masyarakat akan diperhatikan dengan baik. Harapannya, mereka mempunyai capacity building yang bagus, dan kemampuan komunikasi yang bagus,” sampainya.

Dia berharap, ke depan PKK dapat berperan menanggulangi berbagai masalah, khususnya menjalankan program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Sekalipun dalam masa efisiensi yang terus akan terjadi saat ini.

“PKK bisa sedikit banyak memberikan kontribusi bagi penanganan masalah yang ada di Kabupaten Seluma ini,” sampainya. (Jefrianto)

Kategori :