Warga Mukomuko Diminta Waspada Cuaca

Jumat 29 May 2026 - 17:00 WIB
Reporter : budi
Editor : novri

Harianbengkuluekspress.id– Cuaca di wilayah Kabupaten Mukomuko berubah-ubah, kadang hujan dan panas. Untuk itu masyarakat diimbau tetap waspada untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. “Cuaca berubah-ubah. Kita harus tetap waspada dan kesiapsiagaan,”ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Ruri Irwandi ST MT. Disampaikan Ruri, pada cuaca panas , atau diprediksi kemarau agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara di bakar. Termasuk jika musim hujan disertai angin kencang dan petir, masyarakat juga diminta waspada potensi banjir, longsor dan musibah lainnya.“Pada musim kemarau, potensi kebakaran meningkat. Ini perlu diantisipasi bersama. Masyarakat harus ikut aktif mencegah. Pada musim hujan lebat disertai angin kencang dan petir,waspada banjir dan musibah lainnya,”ujarnya.

BACA JUGA: Warga di Benteng Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Utara Matangkan Persiapan HUT ke-67

Peringatan dini bagi masyarakat dan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan, maupun musibah lainnya. Karena, perubahan cuaca yang cenderung kering akan meningkatkan risiko munculnya titik api, khususnya di wilayah yang rawan kebakaran. Ia juga menyebutkan, peran masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Diimbau warga tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar.“Pada musim kemarau, potensi kebakaran meningkat. Ini perlu diantisipasi bersama. Masyarakat harus ikut aktif mencegah, dan laporkan jika menemukan titik api. Termasuk jika terjadi banjir,longsor juga dilaporkan segera,”katanya. Personil BPBD Mukomuko di lapangan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait. Upaya pencegahan dan penangganan menjadi fokus utama hingga saat ini.“Semua pihak diminta tidak lengah. Pencegahan dan kesiapsiagaan sebagai langkah paling penting,”ingat Ruri.(budi)

Kategori :