Hendri berharap seluruh OPD, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dunia usaha serta masyarakat dapat memperkuat kolaborasi dalam mengejar target tersebut. Menurutnya, keberhasilan menekan stunting bukan hanya mengenai pencapaian angka, tetapi juga menyangkut masa depan generasi Rejang Lebong.
“Kita ingin anak-anak Rejang Lebong tumbuh sehat, memiliki tumbuh kembang yang baik dan nantinya menjadi generasi yang berkualitas. Karena itu, seluruh pihak harus memiliki komitmen yang sama untuk menekan angka stunting,” pungkasnya.
Dengan berbagai intervensi yang dilakukan secara lintas sektor tersebut, Pemkab Rejang Lebong optimistis angka prevalensi stunting dapat terus ditekan. Target di bawah 10 persen diharapkan menjadi pijakan menuju kondisi prevalensi stunting yang semakin rendah pada tahun-tahun berikutnya.(razik)