Bina CPNS dan PPPK, Kakan Kemenag Tekankan Integritas
IRUL/BE BINA: Para CPNS dan PPPK di lingkungan Kemenag Kaur saat mengikuti pembinaan dari Kakan Kemenag Kaur gedung PLHUT, Senin 23 Juni 2025.--
Harianbengkuluekspress.id - Sebanyak 28 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 149 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi 2024 di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kaur mengikuti pembinaan. Pembinaan yang digelar gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kaur Drs M Soleh S Pd,Senin 23 Juni 2025.
“Pembinaan awal bagi CPNS dan PPPK ini, kita berharap mereka punya komitmen terhadap pembangunan di Kementrian agama ini, terutama dalam melayani masyarakat,” kata Soleh usai melakukan pembinaan CPNS dan PPPK,Senin 23 Juni 2025.
Dikatakan Kakan Kemenag, dimana melalui kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai dasar para sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, kedisiplinan, dan semangat menjadi agen perubahan. Sebab bekerja sebagai ASN bukan hanya soal rutinitas atau sekadar memenuhi kewajiban.
“Kepada para ASN agar menjadi pribadi yang membawa nilai tambah dan menjadi contoh teladan bagi masyarakat. Apalagi sebagian besar PPPK ini adalah penyuluh agama islam. Makanya, harus betul-betul menjaga integritas dan jangan melanggar aturan,”terangnya.
BACA JUGA:Bupati Benteng Dianugerahi Gelar Baginda Maharaja Sakti 2, Begini Pesan Rachmat Riyanto
BACA JUGA:PPPK Tahap II Gelar Aksi Demo Damai , Tuntut Seleksi segera Dijadwalkan
Ditambahkannya, ia juga meminta kepada para ASN PPPK yang lulus dan telah diberikan SK agar bersyukur dan tetap rendah hati. Juga bekerjalah sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing berdasarkan SK yang diterima. Juga ia meminta kepada ASN Kemenag Kaur mensukseskan Program Asta Cita yang digagas oleh Presiden Prabowo dan Program Kemenag RI.
“Mari kita sukseskan program nasional salah satunya dalam menjaga kerukunan. Juga mari kita melakukan penguatan ekoteologi bukan hanya sekedar menanam pohon saja, tetapi juga menjaga bahwa umat beragama harus mempunyai keselarasan dengan alam semesta,” tandasnya.(Irul)