Harian Bengkulu Ekspress

Harga Bahan Pokok di Kaur Stabil

IRUL/BE SIDAK: Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Manusia Setda Kaur dan Disperindag saat melakukan Sidak ke Pasar Inpres Kota Bintuhan, Rabu 7 Januari 2026.--

Harianbengkuluekspress.id - Pasca Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga komoditas kebutuhan pokok khususnya bumbu dapur di Kabupaten Kaur mulai normal kembali, setelah selama beberapa pekan lalu mengalami kenaikan.  Hal ini diketahui berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Manusia Setda Kabupaten Kaur dan dinas terkait di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kaur, Rabu 7 Januari 2026.

“Dari hasil monitoring yang kita lakukan bersama Perindagkop dan UMKM sejumlah pasar tradisional seperti pasar Inpres, untuk harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Kaur terpantau cukup stabil,” kata Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Kaur, Herni Salbiah SSos, Rabu 7 Januari 2026.

Dikatakan Erni, dimana dalam Sidak ini pihaknya  menyisir sejumlah titik pedagang sembako guna memastikan tidak ada gejolak harga yang tertinggal setelah masa konsumsi tinggi di akhir tahun lalu. Fokus utama pemantauan dipusatkan di Pasar Inpres serta beberapa pasar tradisional pendukung lainnya yang tersebar di wilayah Kaur. Lokasi-lokasi ini dipilih karena merupakan jantung aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga menjadi barometer utama dalam melihat kelancaran distribusi barang dari produsen hingga ke tangan konsumen.

“Tujuan utama dari kegiatan ini untuk menjamin pasokan kebutuhan dasar tidak mengalami kendala berarti pasca natal dan tahun baru,” terangnya.

BACA JUGA:Percepatan Koperasi Merah Putih, Dandim 0408/BS Vidcon Bersama Wakil Panglima TNI

BACA JUGA:Bantu Warga Sakit dan Disabilitas, Wali Kota Salurkan Kursi Roda dan Sembako

Lanjutnya, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga, terutama cabai dan bawang. Saat ini, harga cabai berada di kisaran Rp35.000 per kilogram, bahkan di beberapa lapak pedagang dijual dengan harga Rp100.000 untuk tiga kilogram. Adapun harga bawang putih tercatat sekitar Rp30.000 per kilogram dan bawang merah sekitar Rp35.000 per kilogram. Konsistensi harga pada sektor ini sangat krusial karena menjadi yang paling utama dicari oleh warga setelah melewati masa perayaan tahun baru.

“Dengan kondisi harga yang relatif stabil ini, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa khawatir adanya lonjakan harga di pasar,” terangnya.

Ditambahkannya, Pemerintah Kabupaten Kaur akan tetap waspada dengan melakukan pengawasan harga secara berkala. Hal ini dilakukan demi menjaga ketenangan warga dalam berbelanja serta memastikan bahwa iklim investasi dan ekonomi daerah tetap positif sepanjang awal tahun 2026 ini. Juga pihaknya berkomitmen untuk menjaga inflasi dan memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan pokok.

“Monitoring ini akan terus kita lakukan dan kita minta masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Kita berupaya memastikan ketersediaan bahan pangan, agar harga tetap stabil di pasaran,” tandasnya.(Irul)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan