Daun Pecah Beling Berhasiat Menurunkn Gula Darah, Berikut 8 Manfaat Lainnya
Daun pecah beling memiliki banyak manfaat untuk kesehatan -Istimewa/Bengkulu Ekspress-
Harianbengkulukspress.id- Daun Pecah Beling sangat dikenal di Idonesia, karena kerap ditanam sebagai pagar di halaman rumah
Pemilik nama ilmiah Strobilanthes crispa juga dikenal dengan berbagai nama disejumlah wilayah di Indonesia, seperti keji beling, keci beling, kayu gambir, hingga kembang bugang.
Menurut pakar dan hasil penelitian ilmiah saat ini, daun pecah beling menunjukkan potensi manfaat yang sangat berkhasiat dalam kesehatan. Tanaman ini ternyata memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh. Tanaman ini dikenal luas sebagai obat herbal.
Daun Pecah beling memiliki berbagai zat bermanfaat seperti: Kalium, kalsium, zat besi, fosfor, Vitamin C, B1, B2. Senyawa aktif: flavonoid, tanin, saponin, katekin, steroid, dan triterpenoid.
Zat-zat tersebut diyakini memiliki efek antiradang, antioksidan, antibakteri, antijamur, dan antikanker.
BACA JUGA:Khasiat Daun Salam Untuk Kesehatan, Sala Satunya Murunkan Gula Darah Hingga Cegah Batu Ginjal
BACA JUGA: 3 Rider Aprilia Tembus Tujuh Besar, Bezzecchi Cetak Podium Kedua di Brno
Manfaat Daun Pecah Beling Menurut Pakar & Studi Ilmiah antara lain:
1. Menurunkan Kadar Gula Darah / Antidiabetes
Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa ekstrak daun pecah beling, terutama dalam bentuk teh fermentasi, efektif menurunkan kadar glukosa darah tanpa menyebabkan hipoglikemia. Mekanisme yang diusulkan: peningkatan sensitifitas insulin dan penghambatan enzim alfa‑glukosidase.
2. Menurunkan Kadar Kolesterol
Pada hewan uji, daun pecah beling mampu menurunkan kolesterol. Penurunan ini tercatat dalam hitungan hari dan diasosiasikan dengan efek antioksidan dan metabolik.
3. Antioksidan Tinggi dan Perlindungan Sel
Daun ini kaya flavonoid, polifenol, katekin, tanin, serta vitamin C dan B (B1 & B2), yang berfungsi sebagai antioksidan kuat untuk menangkal radikal bebas yang dapat memicu penyakit kronis seperti kanker, jantung, stroke hingga Alzheimer.
4. Anti-inflamasi
Studi menunjukkan bahwa senyawa seperti flavonoid, tanin, steroid, dan terpenoid dalam daun memiliki efek antiradang. Ini dapat membantu meredakan kondisi peradangan seperti radang sendi, sakit kepala, atau peradangan usus.
5. Antimikroba (Antibakteri & Antijamur)
Ekstrak daun pecah beling terbukti efektif melawan bakteri patogen seperti Staphylococcus aureus (infeksi kulit, bisul, selulitis) dan E. coli (penyebab diare), serta memiliki efek antivirus dan antijamur pada studi laboratorium .
6. Meluruhkan Batu Ginjal
Sifat diuretik dan kandungan kalium dapat membantu memecah batu ginjal atau batu empedu menjadi lebih kecil dan mempermudah pengeluarannya melalui urin. Dapat juga dipadukan dengan puyer tanaman lain seperti kumis kucing dan tempuyung.
7. Potensi Antikanker
Ekstrak daun menunjukkan sifat sitotoksik terhadap sel kanker dalam uji laboratorium (sel kanker payudara, hati, usus besar). Meskipun menjanjikan, penelitian klinis pada manusia masih dibutuhkan lebih lanjut.
8. Efek Hepatoprotektif & Menurunkan Tekanan Darah
Studi pada hewan melaporkan efek proteksi terhadap hati (hepatoprotektif) serta penurunan tekanan darah melalui kemampuan vasodilatasi dan efek diuretik.(**)