Harian Bengkulu Ekspress

Stok BBM di Lebong Dipastikan Aman

ERICK/BE Pantau : Bupati Lebong bersama Kapolres, Kejari dan unsur pimpinan lainnya ketika melakukan sidak di SPBU.--

Harianbengkuluekspress.id  – Stok bahan bakar minyak (BBM) menjelang dan selama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Lebong dipastikan dalam kondisi aman. Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan panic buying atau membeli BBM secara berlebihan.

Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani SH SIK mengatakan, pihaknya bersama Bupati Lebong, Kejaksaan Negeri serta TNI telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di wilayah Kabupaten Lebong.

“Secara langsung kami bersama-sama melakukan sidak ke SPBU,” ujar Kapolres kepada BE

Dari hasil sidak tersebut, pihak SPBU menyampaikan bahwa ketersediaan stok BBM masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik menjelang maupun saat Hari Raya Idulfitri.

Karena itu, masyarakat diminta tidak khawatir berlebihan hingga melakukan pembelian dalam jumlah besar.

“Jangan panic buying. Stok BBM dalam kondisi aman,” tegasnya.

BACA JUGA:Program Beasiswa Sawit Kembali Dibuka

BACA JUGA:Pembangunan 3 Koperasi Merah Putih di Rejang Lebong Rampung

Menurut Kapolres, meningkatnya kekhawatiran masyarakat juga dipicu oleh adanya warga dari luar Kabupaten Lebong yang ikut membeli BBM di SPBU setempat. Kondisi ini membuat antrean kendaraan di SPBU menjadi lebih panjang.

“Masyarakat bahkan rela antre sejak pagi hari karena khawatir tidak mendapatkan BBM,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lebong sebelumnya juga telah meminta pihak SPBU agar memperpanjang jam pelayanan selama bulan Ramadan hingga Lebaran dengan membuka layanan lebih awal.

“Bapak Bupati meminta SPBU bisa mulai buka sejak pukul enam pagi,” jelasnya.

BACA JUGA:Stok BBM SPBU Tanjung Raman Aman Jelang Mudik Lebaran

Kapolres juga menegaskan pihaknya telah memerintahkan Satuan Reserse Kriminal untuk melakukan pemantauan secara berkala guna mencegah adanya penimbunan BBM maupun gas LPG 3 kilogram.

“Anggota bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan agar tidak terjadi penimbunan,” tutupnya. (Erick Voniker)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan