PKS di Mukomuko Kembali Beroperasi
Pabrik kelapa sawit di Mukomuko sudah menerima buah sawit petani.-BUDI/BE -
Harianbengkuluekspress.id – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang berinvestasi di wilayah Kabupaten Mukomuko sudah aktif beroperasi sejak 25 Maret 2026. Untuk harga tandan buah segar (TBS) yang dibeli ada penurunan harga, tetapi harga beli masih bertahan cukup tinggi. “Mayoritas pabrik membeli buah sawit petani diatas Rp 3 ribu per kilogram. Harga ini masih terbilang cukup tinggi,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman.
Disampaikannya, berdasarkan data Dinas Pertanian di PT SAPTA membeli tbs petani sebesar Rp 3.080 per kg, PT USM Rp 3.030,PT. KSM Rp 3.070,PT SAP Rp 3.180, PT. SSS Rp 3.140,PT MMIL Rp 3.130, PT KAS Rp 3.070, PT. DDP Rp 3.150, PT. GSS Rp 3.130 dan PT BMK sebesar Rp 3.080 per kg.
”Mayoritas harga yang dibeli pabrik bertahan dari harga sebelum cuti idul fitri. Ada beberapa pabrik yang harganya turun, tapi tidak signifikan dan harganya masih diatas Rp 3 ribu per kilogramnya,”katanya.
BACA JUGA:189 Orang ASN Seluma Dirotasi, Siap-siap Gerbong Kedua
BACA JUGA: 63 KDKMP di Benteng Terdaftar di Simkopdes
Menurutnya, harga yang lumayan dan stabil dinilai mampu membantu perekonomian masyarakat, terutama di tengah meningkatnya biaya kebutuhan sehari-hari. Dan petani di daerah ini berharap harga ini dapat terus bertahan dan stabil, terutama untuk mendukung kebutuhan ekonomi rumah tangga. Pihaknya tetap melakukan pemantauan dan pengawasan. Serta harga yang dibeli pabrik akan disampaikan ke petani. Sehingga petani akan mengetahui harga terkini, karena harga beli ditingkat pabrik terus berubah-ubah.
”Stabilnya harga tbs dinilai mampu membantu perekonomian masyarakat khususnya kami petani sawit. Kami berharap harga bertahan stabil dan bisa lebih tinggi lagi,sehingga pendapatan petani pun bisa lebih meningkat. Serta harga-harga tersebut jika petani langsung menjual ke pabrik. Jika dijual melalui tauke harganya berbeda dan lebih murah,” ungkapnya.(budi)