Harian Bengkulu Ekspress

Kasus Kekerasan Pada Anak di Mukomuko Masih Terjadi

Dinas P2KBPPPA Kabupaten Mukomuko sebut kekeras di. -IST/BE-

Harianbengkuluekspress.id- Pemerintah Kabupaten Mukomuko menyampaikan kekerasan pada anak masih terjadi di wilayah Kabupaten Mukomuko. Khususnya perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.

“Masih terjadi dugaan kekerasan,termasuk dugaan pencabulan anak di bawah umur di daerah ini,” ungkap Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBPPPA) Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo SKM melalui Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Vivi Novriani SH MH. 

Pemerintah daerah,kata Vivi berkomitmen hadir dan memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.

“Pemerintah daerah memastikan hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, terutama dalam kasus-kasus yang menyangkut perlindungan perempuan dan anak,”katanya. 

BACA JUGA: Pengelola Wisata di Benteng Diminta Perketat Pengawasan

BACA JUGA: Ujian TKA Komputerisasi Siap Digelar, Mendikdasmen: Sekolah Bisa Pinjam

Sedangkan untuk proses hukum dilakukan pihak kepolisian. Termasuk peristiwa yang baru terjadi beberapa hari lalu di daerah ini adanya dugaan kasus pencabulan, dan  masih dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara rinci kronologi kejadian serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah juga melakukan pendampingan selama proses pemeriksaan oleh aparat penegak hukum. Selain itu, korban juga akan mendapatkan layanan konseling psikologis untuk membantu pemulihan trauma akibat peristiwa yang dialami. Layanan tersebut akan diberikan oleh tenaga profesional yang berkompeten di bidangnya.

“Pendampingan tidak hanya pada saat pemeriksaan, tetapi juga mencakup pemulihan kondisi psikologis korban. Kami akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan tugas dan fungsi,” ungkapnya.(budi)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan