Penerapan WFH di Mukomuko Masih Disusun
Pemkab Mukomuko dalam waktu dekat terapkan WFH.-IST/BE -
Harianbengkuluekspress.id– Penerapan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemkab Mukomuko masih disusun. Kebijakan ini merupakan bagian dari program yang dirancang oleh Presiden RI Prabowo Subianto dengan tujuan utama menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
“Hingga hari ini (kemarin,red) belum diberlakukan, namun tidak menutup kemungkinan beberapa hari ke depan berlaku. Pemkab juga masih menunggu keputusan resmi dari bupati sebelum kebijakan tersebut diterapkan,” ujar Kepala BKPSDM Mukomuko, Winarno MPd.
Menurutnya, secara konsep program ini positif, terutama dalam konteks efisiensi penggunaan energi. Di tengah dinamika kondisi energi global, pengurangan mobilitas ASN diyakini dapat berkontribusi pada penghematan BBM secara nasional. Meski demikian, persoalan pengawasan menjadi tantangan utama yang harus diselesaikan pemerintah daerah.
"Penerapan WFH tidak hanya soal memberi kelonggaran bekerja dari rumah, tetapi juga memastikan produktivitas ASN tetap terjaga," ujarnya.
BACA JUGA: Sekolah Rusak Diterjang Banjir, Ujian TKA SMP di Lebong Ditunda
BACA JUGA: Jadi Atensi Mabes Polri, Kasus Kematian Sopiah Diprioritaskan
Ia juga menilai, tanpa sistem kontrol yang jelas dan terukur, kebijakan ini berisiko menurunkan disiplin kerja. Pemerintah daerah harus mampu menjawab keraguan mendasar, apakah ASN benar-benar bekerja saat berada di rumah, atau justru tidak produktif. Rencana tengah disiapkan bagi ASN pada penerapan WFH yakni selama satu hari dalam lima hari kerja. Saat ini, Pemkab Mukomuko masih melakukan pematangan konsep, termasuk merancang mekanisme pengawasan, sistem pelaporan kinerja, hingga indikator evaluasi yang akan digunakan jika WFH diterapkan.(budi)