Harian Bengkulu Ekspress

Travel Umrah di Mukomuko Diawasi Ketat

Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mukomuko, pihaknya memastikan awasi travel umrah secara ketat.-BUDI/BE -

Harianbengkuluekspress.id – Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mukomuko memastikan pengawasan ketat terhadap sejumlah travel umrah yang beroperasi di wilayah Kabupaten Mukomuko. Tujuannya untuk memastikan seluruh penyelenggara perjalanan ibadah umrah memiliki izin operasional yang masih berlaku serta memenuhi standar sertifikasi resmi. 

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mukomuko, H Darmanto SHI MH menyebutkan, pengawasan itu difokuskan pada aspek legalitas dan kelengkapan administrasi travel. Sebab ini menjadi kunci utama dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang akan melaksanakan ibadah umrah dan sekaligus mencegah praktik penipuan.

“Masyarakat tidak boleh sembarangan memilih travel, kami ingatkan agar calon jemaah hanya mendaftar melalui travel yang telah memiliki izin resmi dan terdaftar,” tegasnya. 

BACA JUGA: Bupati Arie Tekankan Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

BACA JUGA: Pelamar Selter Sekda Lebong Didominasi ASN Pemprov

Ia juga menyampaikan, faktor harga murah sering kali menjadi pintu masuk penipuan. Travel yang tidak memiliki izin cenderung menawarkan paket di bawah harga standar tanpa jaminan keberangkatan yang jelas. 

"Dalam banyak kasus, jemaah justru kehilangan uang tanpa kepastian," ujarnya. 

Darmanto juga mengatakan, saat ini terdapat sekitar enam travel umrah yang aktif memberangkatkan jemaah dari Kabupaten Mukomuko. Seluruh travel tersebut dipastikan memiliki kantor resmi di wilayah Mukomuko dan berada dalam pengawasan pemerintah. Pihaknya terus melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan seluruh travel tetap mematuhi aturan yang berlaku. Pemerintah akan mengambil tindakan terhadap travel yang melanggar, termasuk pencabutan izin operasional.

”Masyarakat diminta juga lebih proaktif dalam memastikan legalitas travel sebelum mendaftar. Pemerintah menilai perlindungan terhadap jemaah bukan hanya menjadi tanggung jawab negara, tetapi juga membutuhkan kesadaran dari masyarakat itu sendiri,” ungkapnya.(budi)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan