Terserang Penyakit, Pemilik Ternak di Mukomuko Diminta Melapor
Peternak di Kabupaten Mukomuko diminta melapor jika hewan ternak terindikasi terserang penyakit. -IST/BE-
Harianbengkuluekspress.id – Seluruh pemilik hewan ternak diminta ikut berperan aktif untuk menjaga kesehatan hewan peliharaannya. Jika menemukan indikasi hewan ternak terserang penyakit segera dilaporkan ke petugas peternakan atau dokter hewan di Kabupaten Mukomuko. Tujuannya untuk pencegahan dan meminimalisr hewan ternak terserang penyakit dan menjelang Idul Adha dipastikan ada peningkatan aktivitas jual beli dan distribusi hewan ternak.
“Menjelang hari raya Idul Adha berpotensi mempercepat penularan penyakit jika tidak diantisipasi sejak dini. Karena itu, pemilik ternak diminta lebih pro aktif menjaga hewan ternak peliharaannya baik itu jenis sapi, kerbau, kambing dan lainnya,” sampai Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman SP MP.
Ia menyampaikan, peternak juga diminta lebih disiplin dalam merawat kandang, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan pakan yang diberikan memenuhi standar kesehatan. Termasuk melakukan vaksinasi.
”Vaksinasi bukan sekadar rutinitas, tetapi langkah pencegahan yang harus dimaksimalkan agar ternak masyarakat tetap sehat dan layak dijadikan hewan kurban nantinya,”katanya.
BACA JUGA: Stok Hewan Kurban di Bengkulu Utara 14.359 Ekor
BACA JUGA: Achmad Syarkawi Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Benteng
Kadis Pertanian juga menyampaikan, berbagai upaya dilakukan pemerintah daerah melalui bidang peternakan dan kesehatan hewan dalam mencegah merebaknya berbagai penyakit berbahaya yang berpotensi menganggu ketersediaan hewan kurban.
“Kami maksimalkan vaksinasi terhadap hewan ternak milik warga. Langkah ini difokuskan pada sapi dan kerbau sebagai upaya mencegah merebaknya berbagai penyakit berbahaya yang berpotensi mengganggu ketersediaan hewan kurban,” bebernya.(budi)