PAD Sektor Wisata di Mukomuko Masih Minim
Kadis Parpora Mukomuko, Ujang Selamat--
Harianbengkuluekspress.id - Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mukomuko, Ujang Selamat SPd mengakui bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata masih sangat minim. Pihaknya belum melakukan untuk penarikan di sektor wisata, diantaranya parkir dan karcis. Ini dikarenakan masih menunggu regulasi yang lebih kuat, seperti Peraturan Bupati (Perbup) mengenai hal tersebut.
”Draftnya sudah kami sampaikan dan tinggal menunggu sah menjadi Perbup, sehingga nantinya kami bisa memungut retribusi tersebut sesuai dengan regulasi yang ada,” katanya.
BACA JUGA: Disdukcapil Benteng Terima Tambahan 10.000 Blangko KTP-el
BACA JUGA: Disdikbud Benteng Usulkan Revitalisasi Bangunan SMP
Ia juga mengatakan, wilayah Kabupaten Mukomuko banyak objek-objek wisata. Selain ramai dikunjungi juga menjadi salah satu potensi sumber pendapatan asli daerah (PAD). Yang jelas pihaknya terus berupaya maksimal agar potensi PAD dari objek wisata ini benar-benar dapat menambah PAD dengan optimal, tentunya didukung dengan aturan atau regulasi yang kuat. Diakui Ujang, selama ini PAD yang diperoleh dari sejumlah penggelola wisata yang menggelar acara hiburan dengan mendatangkan artis ibukota dan artis daerah. Umumnya penggelola objek wisata menarik karcis masuk dan uang parkir kepada para pengunjung. Dari kegiatan lokasi wisata saat hari-hari besar seperti idul fitri, tahun baru dan lainnya.
“PAD yang diperoleh angkanya memang masih kecil, namun setidaknya secara bertahap masukan dari objek wisata mulai ada. Adapun perolehan PAD ini dari surat rekomendasi untuk izin keramaian atau mengadakan hiburan,” ungkapnya.(budi)