Harian Bengkulu Ekspress

Satu PKS di Mukomuko Berhenti Beroperasi

Dinas Pertanian Mukomuko sebut harga buah sawit dibeli pabrik bergerak naik. -IST/BE -

Harianbengkuluekspress.id - Dari Sebanyak sebelas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang membeli tandan buah segar (TBS) petani pekebun di wilayah Kabupaten Mukomuko, diketahui satu pabrik berhenti sementara beroperasi dan tidak membeli buah sawit petani.

“PT Muko Panen Raya Abadi (MPRA) berhenti beroperasi untuk sementara,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman SP MP melalui Kepala Bidang Perkebunan, Ade Elyan Prasatya SE.

Sementara itu, sambungnya, untuk harga buah sawit yang dibeli sejumlah pabrik yang tetap beroperasi menunjukan pergerakan kenaikan. Meski kenaikan belum signifikan sesuai dengan penetapan harga dari tim Pemprov Bengkulu.

”Harga buah sawit yang dibeli pabrik di daerah ini menunjukan pergerakan naik dan harga tertinggi Rp 2.440 dan terendah Rp 2.310 per kg,” katanya. 

BACA JUGA:Mitsubishi Destinator Kombinasikan Kenyamanan Premium dan Storage Fungsional

BACA JUGA: Bupati Bengkulu Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Data harga per 1 Juni 2026, di PT Usaha Sawit Mandiri (USM) sebesar Rp 2.390, PT Karya Sawitindo Mas (KSM) Rp 2.400,PT Surya Andalan Primatama (SAP) Rp 2.420, PT Sentosa Sejahtera Sejati (SSS) Rp 2.430, PT Mukomuko Indah Lestari (MMIL) Rp 2.440. Lanjutnya,PT Karya Agro Sawitindo (KAS) Rp 2.380, PT Daria Dharma Pratama (DDP) Rp 2.440, PT Gajah Sakti Sawit (GSS) Rp 2.440, PT Bumi Mentari Karya (BMK) Rp 2.410 dan PT Sapta Sentosa Jaya Abadi (SSJA) sebesar   Rp 2.310 per kilogram.

“Harga-harga tersebut berlaku ditingkat pabrik. Jika petani menjual melalui tauke, harga yang diterima akan lebih murah. Kondisi harga tbs di Mukomuko terus kami pantau dan dilaporkan serta dikoordinasikan ke Pemprov Bengkulu,” ujarnya.(budi)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan