Harian Bengkulu Ekspress

Amrin Ketua Terpilih BMA Mukomuko

Bupati Mukomuko Choirul Huda membuka Musda BMA Kabupaten Mukomuko.-BUDI/BE -

Harianbengkuluekspress.id – Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Mukomuko  telah mengelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-V untuk memilih Ketua BMA Kabupaten Mukomuko periode 2026 - 2031. Musda yang berlangsung Sabtu 29 Agustus 2026 di aula hotel Abyan Kecamatan Kota Mukomuko  dibuka langsung oleh Bupati Mukomuko H Choirul Huda SH. Kegiatan itu dihadiri perwakilan BMA Provinsi Bengkulu, Ketua TP PKK Kabupaten, Sekda, sejumlah pejabat eselon,perwakilan forkopimda, pengurus dan anggota BMA se-Kabupaten Mukomuko serta tamu undangan lainnya. Dari dua orang yang mencalonkan diri sebagai ketua, Amrin terpilih setelah mendapatkan suara terbanyak yakni 10 suara dalam Musda tersebut. Sedangkan calon lainnya atas nama A Makhmud KH memperoleh sebanyak 8 suara. 

Kepala Bagian Kesra Setdakab Mukomuko, Pasnin SE saat laporannya menyampaikan, pemilihan dilaksanakan  melalui pemungutan jumlah suara terbanyak yang berhasil diperoleh masing - masing calon. Sementara penentuan dilakukan oleh perwakilan BMA kecamatan, pengurus BMA kabupaten serta perwakilan dari BMA provinsi.

“Saat Musda berlangsung ditetapkan hanya sebanyak 18 mata pilih atau yang mempunyai hak suara. Dari belasan suara tersebut, pak Amrin memperoleh suara terbanyak atau menang tipis dengan selisih dua suara dari calon lainnya atas nama pak Makhmud,” ujarnya.

BACA JUGA: Tiga Usulan Kampung Nelayan Merah Putih di BU Tunggu Verifikasi Pusat

BACA JUGA: KPHL Bukit Daun Jaga Habitat Satwa Liar di Benteng

 

Ia menjelaskan, Pemda Mukomuko dalam hal ini Bagian Kesra sebatas memfasilitasi kegiatan tersebut. Selanjutnya Ketua BMA terpilih akan melakukan tahapan selanjutnya, diantaranya menyusun kepengurusan hingga nantinya untuk penjadwalan pelantikan pengurus BMA Kabupaten Mukomuko periode 2026-2031. 

Sementara Bupati Mukomuko, H Choirul Huda SH mengatakan, BMA mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah yang tetap berakar pada budaya dan kearifan lokal. Bupati mengajak BMA menjalankan amanah dengan baik serta dapat menjadi garda terdepan menjaga nilai - nilai budaya dan adat di Kabupaten Mukomuko sebagai bagian kekayaan daerah yang harus terus dijaga bersama.

”Jika ada kekurangan itu harus diperbaiki, karena tidak ada yang sempurna,” katanya. 

Bupati juga menyebutkan, keberadaan BMA memiliki posisi penting dalam menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat yang tetap berpijak pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

“Kepengurusan BMA Kabupaten Mukomuko diharapkan bisa menjadi teladan yang baik, bisa menjadi garda terdepan menjaga nilai - nilai budaya dan adat di Kabupaten Mukomuko,”ungkapnya.(budi)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan