Makanan yang Harus Dihindari Saat Sahur
menu sahur dengan gizi seimbang -Tangkap Layar/Bengkuluekspress-
Lemak berlebih memperlambat pencernaan dan bisa membuat perut terasa begah serta mengantuk setelah sahur.
BACA JUGA:Tren Takjil Rendah Gula Kian Diminati, Pilihan Sehat Saat Berbuka Puasa, Ini Resepanya
BACA JUGA:Batas Makan Kurma Saat Buka Puasa dan Manfaatnya Menurut Ahli
4. Makanan dan Minuman Tinggi Gula
Contoh: teh manis berlebihan, sirup, donat, kue manis.
Gula sederhana memang cepat memberi energi, tetapi juga cepat turun (sugar crash), sehingga tubuh mudah lemas dan lapar sebelum waktu berbuka.
5. Minuman Berkafein
Contoh: kopi dan teh pekat.
Kafein bersifat diuretik (memicu buang air kecil), sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan dan mudah haus.
6. Makanan Instan dan Olahan Berlebihan
Biasanya mengandung tinggi garam, pengawet, dan rendah serat, sehingga kurang membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.
Pakar kesehatan menyarankan agar umat Muslim benar‑benar memenuhi kebutuhan cairan tubuh saat sahur dan berbuka. Konsumsi air putih yang cukup antara buka puasa hingga sahur sangat penting untuk mencegah dehidrasi saat berpuasa.
Selain itu, pilih makanan sahur yang seimbang gizi — karbohidrat kompleks, protein, serat, serta buah‑buahan tinggi air seperti semangka, timun, atau jeruk — karena ini membantu menjaga hidrasi tubuh lebih lama selama puasa. (**)