Harian Bengkulu Ekspress

Gandeng BSI, Kemenag Luncurkan Program Rumah Bersubsidi Bagi Guru

Kemenag bersama BSI luncurkan proram rumah subsidi bagi guru Madrasah-Istimewa/Bengkuluekspress-

 

Harianbengkuluekspress.id- Angin segar datang dari Kementerian Agama (Kemenag). Pasalnya, demi membantu kesejahteraan masyarakat, pemeritah akan menyiapkan perumahan bersubsidi bagi guru madrasah.

Program ini telah diluncurkan Kemenag bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI). Program ini bertujuan memperkuat kesejahteraan guru agar bisa memiliki rumah layak dan terjangkau, termasuk melalui skema pembiayaan syariah yang ramah bagi guru madrasah.

Program perumahan subsidi untuk guru madrasah adalah bentuk realisasi kolaborasi Kemenag dan BSI yang diumumkan Juli 2025, dengan tujuan peningkatan kesejahteraan guru madrasah.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Thobib Al Asyhar menuurkan inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mensejahterakan tenaga pendidik madrasah.

BACA JUGA:Berhadiah Puluhan Juta, Kemena Gelar Loba Karya Tulis Ilmiah Santri Ramah Anak Tahun 2025, Ini Syaratnya

BACA JUGA:Siapkan Diri Anda, BP Haji Segera Buka Lowongan Kerja, Non Muslim Bisa Daftar

"Ini bagian dari komitmen kami untuk mendampingi para guru madrasah, tidak hanya dari sisi profesionalisme dan kompetensi, tapi juga dari aspek kesejahteraan," tegas Thobib Al Asyhar.

Tidak hanya itu, Kementerian Agama menunjukkan peran aktifnya dalam dua hal sekaligus: mendukung kesejahteraan guru dan menyukseskan agenda nasional di bidang kesehatan.

Kolaborasi dan kepedulian terhadap guru dan siswa menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan.

Thobib turut mengangkat pentingnya partisipasi aktif para guru dalam menyukseskan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2025 yang akan digelar pada Agustus dan November mendatang.

"Guru punya peran penting dalam menyuarakan pentingnya imunisasi lanjutan seperti vaksin campak, rubella, dan HPV. Sasaran kita tidak hanya siswa yang sekolah, tapi juga anak usia sekolah yang belum bersekolah," tukasnya. (**)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan