Harian Bengkulu Ekspress

Sekolah Rakyat Segera Dibuka, Difasilitasi Asrama Dan Siswa Tidak Dipungut Biaya

Polemik mengenai pernyataan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul terkait donasi bencana-istimewa/bengkuluekspress-

Harianbengkuluekspress.id- Menteri Sosial, Saifullah Yusuf mengatakan  terhitung tahun  ajaran 2025/2026, pemerintah akan membuka Sekolah Rakyat  di setiap kabupaten/kota di Indonesia. 

Sekolah ini akan menyasar siswa-siswi dari keluarga miskin dan sangat miskin di Indonesia, mulai jenjang SD,SMP dan SMA tanpa dipungut biaya alias gratis. 

"Murid-murid akan diprioritaskan bagi mereka yang termasuk dalam kategori kemiskinan ekstrim, datanya akan diambil  berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil I," ungkap Mensos, Saifullah Yusuf. 

Pria yang akarb disapa Gus Ipul ini menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sudah menyiapkan 50 tempat yang akan dijadikan sebagai lokasi Sekolah Rakyat. Jumlah itu akan terus bertambah, harapannya setiap kabupaten minimal satu sekolah. 

Sebagai permulaan, empat sekolah rakyat  akan didirikan di Jawa Tengah, yang tersebar di empat wilayah. Yakni di Temangung, Pati, Magelang dan Solo. 

BACA JUGA:3 Gudang Produsen MinyaKita Palsu Digrebeg, Disini Lokasinya

BACA JUGA:Kapolda dan Waka Polda Serta 6 Kapolres di Bengkulu Dimutasi, Ini Daftarnya

Masih dikatakan Gus Ipul, pihaknya saat ini masih dalam proses penghitungan. Namun yang pasti, gedung-gedung sekolah rakyat  tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 5-10 hektar. 

"Anggarannya nanti semuanya dari negara. Masih dalam proses penghitungan, namun diperkirakan nantinya sekolah ini akan dibangun di atas lahan seluas 5 sampai 10 hektar. Sekolah ini akan terdiri dari tingkat SD, SMP dan SMA, dengan jumlah murid sekitar 1.000 orang," jelasnya. 

Sementara untuk tenaga pendidik atau  guru akan didatangkan dari pusat. Gus Ipul mengklaim untuk ketersediaan tenaga pendidik ini, Pemerintah telah merekrut tenaga pendidik khusus. 

" Oh iya,  semua dari pusat. Jadi, yang sudah ada direkrut kan ada sudang disiapkan itu yan menyiapkan adalah Kemendikdasmen. Jadi guru-guru banyak disiapkan, dites lagi dan ditempatkan di sekolah-sekolah rakyat, " tandasnya. (**)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan