Segini Jumlah Kasus HPR di BU
Kabid P2P Dinkes BU, Pratiwi --
harianbengkuluekspress.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Utara melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) mencatat untuk Kasus gigitan hewan pembawa Rabies (HPR) yang di Kabupaten BU sejak Januari hingga April 2025 ada sebanyak 24 kasus. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kabid P2P Dinkes BU, Pratiwi.
"Ya, untuk kasus gigitan hewan rabies, diperiode Januari sampai April, tercatat ada sebanyak 24 kasus," ujarnya.
Ditambahkanya, bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, angka kasus ini mengalami penurunan. Karena ditahun sebelumya terdapat 66 kasus HPR dan terdapat 1 kasus irnagnmeninggal dunia akibat rabies. Hal ini terjadi lantaran terlambatnya penanganan yang dilakukan, karena korban yang tidak melapor ketika terkena gigitan hewan pembawa rabies.
"Kalau dibandingkan tahun sebelumya dengan periode yang sama memang kasus ditahun ini mengalami penurunan," tambahnya.
BACA JUGA:Donor Darah Meriahkan HUT Lanal, Ini Isi Sambutan Danlanal Bengkulu
BACA JUGA:SK CPNS di Benteng Dibagikan 5 Mei, Ini yang Harus Disiapkan
Agar hal serupa tidak terjadi pada tahun sebelumnya, lanjut Pratiwi, pihaknya mengimbau agar masyarakat mau memvaksin hewan peliharaannya baik itu kucing anjing dan monyet serta hewan peliharaan lainnya agar terbebas dari rabies. Dan apabila masyarakat terkena gigitan HPR juga diimbau untuk bisa segera mendatangi pusat kesehatan atau rabies center untuk dilakukan penyuntikan rabies sebagai bentuk penanganan dan antisipasi. Dimana untuk di Kabupaten BU sendiri saat ini terdapat ada 4 rabies center yang berada Puskesmas Air Napal, Lais, Pinang Raya dan Padang Jaya.
"Kami pun mengimbau, kepada masyarakat guna mencegah terjadi hal serupa ditahun sebelumnya, untuk dapat memvaksin hewan peliharaannya baik itu kucing anjing dan monyet serta hewan peliharaan lainnya agar terbebas dari rabies. Dan apabila masyarakat terkena gigitan HPR untuk bisa segera mendatangi pusat kesehatan atau rabies center untuk dilakukan penyuntikan rabies sebagai bentuk penanganan dan antisipasi," tandasnya.(afrizal)