Harian Bengkulu Ekspress

Segini Jumlah CPMI yang Terdata di Kaur

Kepala Disnakertrans Kaur Noprin Aidi SIP Msi--

harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaur mencatat hingga bulan Mei 2025, ada 9 calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang telah mendaftar dan terdata di kantor mereka. Hal ini disampaikan kepala Disnakertrans Kaur Noprin Aidi SIP MSi, Jumat 23 Mei 2025.

“Ya sejak Januari sampai dengan bulan Mei 2025 ini jumlah CPMI yang direkomendasi ID dan Paspor sudah sembilan orang,” kata  Noprin.

Dikatakan Noprin, dimana sembilan orang CPMI yang sudah mendapat rekomendasi paspor dan ID itu tujuan Taiwan, Polandia dan singapura. Dimana permohonan surat rekomendasi paspor dan ID dapat dilakukan bagi calon pekerja migran apabila sudah memiliki akun di aplikasi Siap Kerja Kemnaker. Jika telah memiliki akun Siap Kerja, Disnakertran akan melakukan verifikasi langsung kepada calon pekerja migran.

“Kalau tahun lalu untuk negara-negara yang paling banyak dituju oleh CPMI adalah Malaysia, Singapura, dan Taiwan,”terangnya.

BACA JUGA: Ini Hasil LHP BPK RI untuk Kabupaten Seluma

BACA JUGA: Ini Tujuan Job Fit 13 ASN di Seluma

Ditambahkannya, dimana Pemkab Kaur berkomitmen penuh untuk melindungi setiap warga negara Indonesia yang bercita-cita menjadi pekerja migran. Selain aspek perlindungan, peningkatan kualitas dan kompetensi CPMI juga menjadi prioritas. Juga berbagai pelatihan vokasi dan bahasa, terus dilakukan baik itu melalui Balai Latihan Kerja milik pemerintah, maupun kerja sama dengan lembaga swasta. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa CPMI memiliki daya saing global dan mampu menyesuaikan diri, dengan kebutuhan pasar kerja di negara tujuan.

“Disini kita terus memberikan dukungan kepada CPMI dalam proses penempatan kerja di luar negeri. Dengan komitmen dan upaya yang dilakukan, diharapkan CPMI dapat sukses dalam bekerja di luar negeri nantinya,” tandasnya.(irul)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan