Harian Bengkulu Ekspress

Bahasa Daerah Terancam Punah, Ini Pemicunya

Rakor Revitalisasi Bahasa Daerah, Balai Bahasa provinsi besama sejumlah elemen masyarakat dan OPD.-Istimewa/Bengkuluekspress.-

Harianbengkuluekspress.id - Sejumlah bahasa daerah di Provinsi Bengkulu kini menghadapi ancaman kepunahan.

Bahasa Rejang dan Bahasa Bengkulu dikategorikan dalam kondisi rentan, sementara Bahasa Enggano berada dalam status terancam punah.

Hal ini dibahas di dalam rapat koordinasi revitalisasi bahasa daerah yang digelar oleh Balai Bahasa provinsi.

Ketua panita rakor revitalisasi bahasa daerah, Balai Bahasa provinsi, Riqqah Diya Ramadhanty mengatakan, penurunan jumlah penutur jati menjadi salah satu indikator utama melemahnya vitalitas bahasa-bahasa tersebut.

Misalnya Bahasa Enggano, yang dahulu digunakan oleh penduduk Pulau Enggano sekitar 2 ribu jiwa kini hanya dituturkan oleh kurang dari separuhnya.

BACA JUGA: Terdakwa Bumdes Divonis Ringan, Ini Pernyataan Mejelis Hakim

BACA JUGA:Hakim PT Tambah Hukuman Terdakwa Pasar Inpres, Ini Alasan Majelis Hakim

Kebanyakan dari penutur yang tersisa ini berasal dari kalangan lansia. Sementara untuk generasi muda pun semakin jarang menggunakannya atau bahkan tidak lagi mengenalnya sama sekali.

"Kondisi ini tentunya mencerminkan hilang transmisi antar generasi, sebuah faktor krusial dalam pelestarian bahasa. Tanpa pewarisan bahasa dari orang tua kepada anak-anak, keberlangsungan bahasa akan terganggu dan juga berisiko menghilang," bebernya, Senin, 16 Juni 2025.

Selain itu, dia menyebutkan, memang di kalangan anak muda saat ini telah jarang mengunakan bahasa daerah.

Hal tersebut disebabkan karena perkembangan zaman, sehingga para generasi muda ini mulai meninggalkan bahasa daerah apalagi di tempat umum kebanyakan generasi muda malu menunjukkan jati dirinya.

"Ini yang harus menjadi pekerjaan rumah (PR) kita bersama jangan sampai bahasa daerah ini benar-benar punah," katanya.

BACA JUGA:UMB Peringkat 1 Evaluasi Pembelajaran LLDIKTI, Ini Keterangan Sang Rektor

BACA JUGA:Target 80 Persen Jalan Mulus, Ini Penjelasan Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan