Kemenag Kepahiang Gelar Dialog Ini
Diolag keagamaan yang digelar Kemenag Kepahiang bersama ormas Islam.-IST/BE -
Harianbengkuluekspress.id - Mengundang berbagai perwakilan organisasi masyarakat (Ormas), Kementerian Agama (Kemenag) Kepahiang menggelar diolag keagamaan. Dengan mengusung tema dialog kerukunan intern umat beragama dan moderasi beragama Islam, Kemenag Kepahiang mengundang perwakilan ormas diantara PCNU, Muhammad, GP Ansor dan organisasi lainnya.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kepahiang Imam Ghozali mengatakan, peran ormas keagamaan sangat penting dalam menjaga kerukunan. Keberadaan ormas ditengah-tengah masyarakat sangat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat supaya tidak terjebak kepada doktrin agama yang menyimpang.
"Dialog seperti ini harus rutin digelar, agar kita bisa saling mengingatkan. Tentunya ormas keagamaan sangat berperan dalam menjaga kerukunan umat beragama khususnya di Kabupaten Kepahiang," ungkap Imam Ghozali.
Lebih lanjut Imam Ghozali berharap, setiap kader maupun pengurus ormas keagamaan selalu mengedepankan kerukunan. Sehingga tidak menimbulkan gesekan ditengah masyarakat. Bila ada kelompok luar yang masuk untuk merusak kerukunan yang sudah terjaga, maka dapat bersama-sama untuk melawannya.
"Ini peran kita bersama, untuk terus memupuk kerukunan yang ada ini. Supaya tidak disusupi orang-orang yang tidak baik," sebut Imam Ghozali.
BACA JUGA:Dilarang Keras Gunakan Joki, Lebih dari 33 Ribu Guru Madrasah Ikuti PPG Jabatan Batch II Tahun 2025
BACA JUGA:Kereeen, Siswa Madrasah Ini Asal Kudus Wakili Indonesia di YLEC Chapter Internasional
Imam mengajak, seluruh peserta dialog untuk terus turun ketengah masyarakat, agar mengetahui kondisi kerukunan umat beragama disetiap wilayah yang ada di Kabupaten Kepahiang. Ormas tentu memiliki banyak kader bahkan mencapai setiap desa, maka diharapkan kehadiran kader ormas disetiap desa bisa menjadi perekat kerukunan umat beragama.
"Kehadiran para kader ormas ini bisa menjadi perekat kerukunan umat beragama," jelas Imam Ghozali.
Selama proses dialog berlangsung, para peserta juga diwajibkan menjawab survei melalui kuisioner yang dibagikan oleh pantia kegiatan. Melalui link website yang dibagikan oleh penyelenggara dan survei Kemenag RI yang ingin mengetahui tingkat toleransi yang di Kabupaten Kepahiang. (doni)