Harian Bengkulu Ekspress

Fraksi PAN Menduga Ada Kebocoran PAD

JEFRYY/BE Juru Bicara Fraksi PAN, Hendri Satrio usai menyampaikan pandangan Fraksi PAN, kemarin.--

Harianbengkuluekspress.id - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Seluma menduga adanya kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).   Sebab, secara kasat mata, Kabupaten Seluma sangat kaya raya.  Mulai dari keberadaan investor perkebunan kelapa sawit (PKS), Galian C dan tambak udang hingga sejumlah pergudangan dan pabrik lainnya.  Namun tidak sebanding dengan pendapatan daerah saat ini.  Sehingga Pemerintah Kabupaten Seluma sudah seharusnya bertindak tegas dan bila perlu untuk melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH).

“Silakan merangkul APH supaya kebocoran-kebocoran PAD ini bisa diatasi.  Apakah itu kebocoran dari administrasi dan teknis di lapangan bisa diatasi,” tegas Jubir Fraksi PAN, Hendri Satrio dalam penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Seluma tahun 2024 di saat rapat paripurna.

Ditegaskan Hendri, Kabupaten Seluma hanya mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 21 miliar dari target sebesar Rp 86 miliar.  Sehingga dugaan sejumlah kebocoran PAD semakin menguat. Hal ini juga dibuktikan dengan sejumlah SDM yang sangat minim di sejumlah OPD teknis. 

“SDM juga sangat kurang di instansi Bapenda, padahal jumlah ASN Seluma sudah sangat banyak,” keluhnya.

Dikatakan, PAN merupakan partai pendukung Bupati Seluma, namun jika bertentangan dengan program bantu rakyat, maka PAN Seluma akan menjadi yang pertama mengkritisi program yang tidak bersentuhan dengan masyarakat dan rakyat.

“Setidaknya Seluma bisa maju dan berkembang dari sektor apapun.  Namun tetap harus ada sinergi dalam membangun dan membantu rakyat,” sambungnya. 

BACA JUGA:Bupati Rifai Komit Dukung Penuh Program MBG, Pemkab Siapkan Infrastruktur dan Libatkan Pangan Lokal

BACA JUGA:Kompetensi ASN Tolak Ukur Pelayanan, Ini Keterangan Kepala BPSDM Provinsi Bengkulu

Terpisah, Wakil Bupati Seluma, Drs H Gustianto menerangkan jika di tahun 2025 ini Pemkab Seluma menargetkan PAD Rp 30 M. Ketimbang tahun 2024 ditargetkan sebesar Rp 80 M. Hanya saja, hal tersebut tidaklah rasional dan tidak tercapai target PAD. 

“Kita akan lebih mengefektifkan sejumlah instansi yang bersentuhan langsung dengan PAD ini,” tegasnya.

Termasuk kata Wabup, dengan melibatkan APH untuk peningkatan PAD ini sendiri. Hal ini memang sudah keharusan guna mengatasi dugaan kebocoran PAD ini, serta mengoptimalkan instansi-instansi terkait.

“Ke depan akan kita optimalkan lagi dan berkerjasama dengan APH,” sambungnya singkat. (Jefrianto)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan