Tim PANTTER Berikan Pelayanan Kesehatan Hewan Gratis
RENALD/BE Personel Tim PANTTER saat memberikan vaksin hewan ternak milik warga, Rabu 9 Juli 2025.--
Harianbengkuluekspress.id – Guna meningkatkan kesehatan dan produktivitas hewan ternak masyarakat, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan kembali melaksanakan pelayanan kesehatan hewan gratis melalui program Tim PANTTER (Pelayanan Antar Terpadu Ternak Sehat dan Responsif).
Kegiatan dilaksanakan di Desa Karang Caya, Kecamatan Kedurang Ilir. Warga terlihat antusias karena ternak mereka diperiksa langsung oleh tim dokter hewan dan paramedis yang bertugas.
Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan umum, pemberian vitamin, obat cacing, serta vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK). Program ini menyasar langsung ke masyarakat desa yang memiliki populasi ternak cukup tinggi.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, Ikat Maulana, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dini terhadap penyebaran penyakit hewan menular.
"Hari ini kita memberikan pelayanan kesehatan hewan gratis kepada masyarakat, termasuk vaksinasi PMK. Ini merupakan langkah preventif agar ternak tetap sehat dan tidak terdampak penyakit berbahaya," ujar Ikat Maulana kepada BE, Rabu 9 Juli 2025.
BACA JUGA:Tekankan Disiplin dan Kebersihan OPD, Wabup Minta ASN Jadi Panutan Masyarakat
BACA JUGA:Siraman Rohidin di Kota Bengkulu Tembus Rp 6,4 Miliar, Tersisa Rp 123 Juta Disita KPK
Ia menambahkan, program ini akan dilaksanakan secara bergilir ke desa-desa lain di wilayah Bengkulu Selatan. Tujuannya agar pelayanan kesehatan hewan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya peternak di wilayah pelosok.
"Kami ingin layanan ini benar-benar dirasakan masyarakat. Tidak hanya ternaknya sehat, tapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan hewan secara rutin," pungkasnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah dalam penguatan sektor peternakan rakyat sekaligus antisipasi dini terhadap potensi wabah penyakit hewan. (Renald)