Gubernur Bengkulu Minta Koperasi Merah Putih Diisi Produk Lokal
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan bersama Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi meninjau Koperasi Merah Putih usai diluncurkan secara virtual di Kantor Kelurahan Pagar Dewa, Kota Bengkulu, Senin, 21 Juli 2025.-IST/BE-
Harianbengkuluekspress.id - Sebanyak 1.505 unit Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Provinsi Bengkulu dan sudah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah bersama Kepala Daerah se-Indonesia.
Sementara Gubernur Bengkulu, H Helmi Hasan SE mengikuti peluncuran nasional tersebut secara virtual di Kantor Kelurahan Pagar Dewa, Kota Bengkulu, Senin, 21 Juli 2025.
Gubernur Helmi Hasan mengatakan, pihaknya mengawal kehadiran 1.505 unit Koperasi Merah Putih yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Agar keberadaan koperasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kami akan kawal agar koperasi ini bukan hanya nama, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," terang Helmi.
BACA JUGA:Bukti Dugaan Korupsi Tambang Bertambah, Kejati Bengkulu Sita 3 Laptop dan 4 Ponsel Manager Pelindo
BACA JUGA:Jaksa Mulai Sentuh Pimpinan DPRD Kepahiang: Baru 5 Orang Penuhi Panggilan
Dijelaskannya, hadirnya Koperasi Merah Putih untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Maka nantinya Koperasi Merah Putih bisa diisi dengan produk lokal masing-masing daerah.
"Isinya harus produk lokal, pelayanannya ramah, dan menjadi tempat bertumbuhnya ekonomi warga," bebernya.
Helmi mengatakan, gerakan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari perjuangan ekonomi rakyat yang sejalan dengan semangat kemandirian yang saat ini diusung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. Pembentukan ribuan koperasi ini sebagai langkah besar menuju kemandirian ekonomi bangsa.
"Ini bukan sekadar koperasi. Ini adalah gerakan besar untuk kemandirian ekonomi bangsa. Bengkulu siap menyukseskan," tutur Helmi.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto mengatakan, Koperasi Merah Putih dirancang sebagai pusat layanan masyarakat yang terintegrasi.
Selain menyediakan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan pupuk, koperasi ini juga menyediakan layanan kesehatan, simpan pinjam, hingga fasilitas pembayaran tagihan rumah tangga.
Maka ke depan, Koperasi Merah Putih akan menjadi wadah utama bagi produk-produk UMKM daerah. Sehingga pertumbuhan ekonomi benar-benar dimulai dari akar rumput.
"Konsep koperasi adalah gotong royong. Dari ekonomi lemah menjadi kekuatan ekonomi yang kuat," ujar Prabowo.