DPRD Kaur Matangkan Perubahaan APBD 2025
DOK/BE SERAHKAN: Ketua DPRD Kaur didampingi Waka I dan II saat menyerahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2024 kepada Wabup dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kaur.--
Harianbengkuluekspress.id - Setelah rampungnya pembahasan dan persetujuan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kaur kini mengalihkan fokusnya. Yakni pembahasan perubahan anggaran APBD untuk tahun 2025, sebuah tahapan krusial dalam siklus perencanaan keuangan daerah.
"Dengan telah selesainya pembahasan Perda Pertanggungjawaban APBD 2024, kini giliran kami DPRD Kaur akan membahas perubahan anggaran 2025," kata Ketua DPRD Kaur, Januardi, Minggu 27 Juli 2025.
Dikatakan Januardi, dimana laporan pertanggungjawaban APBD 2024 yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah Kaur telah dikaji secara menyeluruh dan disetujui oleh seluruh fraksi DPRD. Persetujuan ini mencakup realisasi anggaran serta berbagai aspek lain yang dipaparkan oleh pihak eksekutif. Meski demikian, DPRD tidak absen memberikan catatan-catatan penting kepada jajaran eksekutif. Catatan ini berfokus pada evaluasi penggunaan anggaran dan efektivitas program-program yang dinilai belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan masyarakat atau masih menyisakan permasalahan.
“Harapan kita apa yang menjadi catatan kita ini menjadi evaluasi berharga bagi perbaikan tata kelola keuangan di masa mendatang,” harapnya.
BACA JUGA:Piala AFF U23, Sudah 4 Kali Digelar, Berikut Daftar Juaranya
Ditambahkannya, dimana kini pihaknya mulai mematangkan perubahan anggaran menjadi langkah yang tak terhindarkan sesuai dengan regulasi keuangan daerah. Oleh karena itu, pihak eksekutif diminta segera menyiapkan dan menyampaikan draft perubahan anggaran 2025 kepada DPRD. Sebab perubahan anggaran ini akan menjadi wadah untuk meninjau dan menyesuaikan berbagai program, khususnya yang selaras dengan visi dan misi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kaur.
“Pembahasan akan dilakukan secara mendetail, memastikan setiap alokasi anggaran benar-benar berpihak pada kepentingan publik dan berkontribusi nyata pada pembangunan Kaur. Harapan kita poses ini berjalan efektif demi terwujudnya perencanaan keuangan yang matang,” tandasnya.(Irul)