Harian Bengkulu Ekspress

Dajjal, Berikut Asal-usul dan Kisah Orang Tuanya

Dajjal, Berikut Asal-usul dan Kisah Orang Tuanya-ilustrasi/Bengkuluekspress-

Harianbengkuluekspress.id- Dalam Islam, nama Dajjal tentu tidak asing.Namun, tidak banyak yang mengetahui bagaimana asal-usulnya serta siapa orang tuanya.

Menurut penjelasan Rasulullah SAW, Dajjal adalah manusia nyata yang memiliki keturunan, bukan sekadar simbol atau sebutan untuk sebuah kelompok.

Dalam sebuah riwayat disebutkan, Dajjal lahir dari pasangan suami istri yang awalnya tidak menginginkan kehadirannya.

Rasulullah SAW mewanti-wanti umat Islam untuk waspada, karena kemunculan Dajjal akan menjadi ujian besar, terutama bagi orang-orang yang lemah imannya.

BACA JUGA:Persiapkan Dirimu Sebelum Menghadap Allah SWT, Ini 6 Pertanyaan yang Akan Didapat Manusia di Alam Kubur

BACA JUGA:Nilai Tukar Rupiah Pagi Ini, Senin 28 Juli 2025, Melemah 22 Poin Terhadap Dolar AS

Berdasarkan keterangan dalam kitab Al-Khuyuth al-Khofiyyah bainal Masih al-Dajjal wa Asrar al-Mutsallast Barmuda, keluarga Dajjal berasal dari kalangan penyembah berhala.

Sejak zaman nenek moyangnya, mereka terbiasa mempersembahkan kurban hewan kepada patung sesembahan.

Setiap kali mereka berkurban pada malam hari, keesokan paginya hewan itu selalu hilang, sehingga mereka yakin persembahan tersebut diterima.

Pasangan suami istri yang kelak menjadi orang tua Dajjal telah lama menikah namun tidak pernah memiliki anak.

Hingga setelah tiga puluh tahun, sang istri tiba-tiba hamil dan melahirkan seorang anak yang dinamai Samiri.

Riwayat tersebut juga menceritakan bahwa sebelum kehamilan itu terjadi, pada suatu malam mereka mendengar suara dari berhala sapi betina yang mereka sembah.

Suara itu mengatakan bahwa rahim sang istri kini mengandung janin laki-laki yang diinginkan, dengan syarat mereka terus mempersembahkan kurban.

Jika berhenti, janin itu akan diganti menjadi perempuan. Ancaman itu membuat mereka semakin fanatik terhadap berhala.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan