Harian Bengkulu Ekspress

Rekonstruksi Pembunuhan Istri di Kaur, Leher Dicekek Berkali-kali, Nyawa Melayang Usai Muka Ditutup Bantal

REKONSTRUKSI: Salah satu adegan dalam rekonstruksi pembunuhan istri di Desa Padang Tinggi Kecamatan Tanjung Kemuning. Tampak tersangka mencekik leher korban digantikan oleh anggota Polres Kaur,dalam rekon di Mapolres Kaur, Rabu 27 Agustus 2025-Airullah/Bengkuluekspress-

Harianbengkuluekspress.id- Tersangka kasus pembunuhan yang dilakukan YU (30) Warga Desa Padang Tinggi Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur terhadap istrinya Vetty (27), Rabu 13 Agustus 2025 lalu, menjalani rekonstruksi di Mapolres Kaur,Rabu 27 Agustus 2025.

YU memperagakan sebanyak 36 adegan sebelum menghabisi nyawa ibu dua anak tersebut.

“Dalam rekonstruksi pembunuhan ini tadinya ada 33 adegan, tapi dalam pelaksanaannya menjadi 36 adegan karena ada penambahan 3 adegan,”kata Kapolres Kaur AKBP Yuriko Fernanda SH SIK MH melalui Kasat Reskrim IPTU Suprapto SH MH usai menggelar rekonstruksi tersangka pembunuhan,Rabu 27 Agustus 2025.

Dari hasil pengamatan BE dilapangan, dalam rekonstruksi yang digelar sekitar pukul 09.30 WIB yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Kasat Reskrim IPTU Suprapto dan dihadiri oleh pihak Kejari Kaur juga kuasa hukum korban pembunuhan itu.

BACA JUGA:Istri Meninggal Setelah Dicekik Berulang Kali, Penyebabnya Dicurigai Selingkuh

BACA JUGA:Tak Terima Dituduh Selingkuh, Suami di Kaur Cekik dan Bekap Istri hingga Meninggal Dunia

Tersangka memeragakan mulai adegan pertama pada Selasa 12 Agustus 2025 sekitar pukul 19.00 WIB ,tersangka pamit dengan korban atau istrinya untuk tidur terlebih dahulu, dikarenakan badan tersangka kurang sehat.

Lalu di adegan ke 2 tersangka terbangun dari tidur karena ingin ke kamar mandi dan pada adegan ke 5 saat tersangka duduk di kasur korban dan mengobrol, tersangka bertanya kepada korban “mengapa kamu curiga terus dengan aku, lalu dijawab korban “sudah perilaku anak tidak jauh dari orang tua”.

Mendengar jawaban itu tersangka langsung emosi, lalu di adegan ke 6 hingga 12 tersangka langsung  mencekik leher korban hingga korban mengeluarkan suara ngorok hingga meninggal dunia.

Di adegan ke 13 tersangka mengambil bantal dan menutup muka korban dan meninggalkan korban pergi pergi kerumah orang tua korban dan akhirnya ia diantarkan oleh kedua orang tuanya menyerahkan diri ke Polsek Tanjung Kemuning.

“Kita telah melihat jelas rekonstruksi yang dilakukan tersangka hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Untuk motif tersangka ini memang  emosi atas perkataan korban yang membuat tersangka langsung mencekik leher korban hingga meninggal dunia,”terangnya.

Ditambahkan perwira dua balik di pundak ini. Dimana proses rekonstruksi untuk mengetahui persis kejadian pada peristiwa pembunuhan secara visual.

Adegan rekonstruksi yang diperagakan merupakan hasil keterangan pada pemeriksaan terhadap tersangka dan para saksi yang tercatat dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

BACA JUGA:Geger, Istri Tewas Usai Leher Dicekik dan Wajah Ditutup Bantal oleh Suami, Begini Kejadiannya

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan