Harian Bengkulu Ekspress

Segini Stok Beras Bulog Bengkulu Utara

Tampak ketersediaan stok beras di gudang Bulog Bengkulu Utara yang saat ini berjumlah 394 ton beras.- APRIZAL/BE-

Harianbengkuluekspress.id – Ketersediaan stok beras di Gudang Bulog Kabupaten Bengkulu Utara saat ini tercatat sebanyak 394 ton. Jumlah tersebut dipastikan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2025 mendatang, termasuk untuk mendukung berbagai program pemerintah yang tengah berjalan.

Kepala Gudang Bulog Bengkulu Utara, Henopi, menjelaskan bahwa selain stok yang ada, pihaknya juga telah mengajukan tambahan pasokan beras sebanyak 500 ton ke Kantor Wilayah Bulog lain. Usulan tersebut diperkirakan akan terealisasi dalam kurun waktu satu bulan ke depan.

“Stok beras kita saat ini ada 394 ton. Ditambah dengan usulan penambahan sebanyak 500 ton yang diperkirakan tiba dalam waktu satu bulan, maka persediaan beras di Bengkulu Utara aman hingga akhir tahun,” ujar Henopi.

BACA JUGA: Pemdes Ujung Karang Gelar Pelatihan Ini

BACA JUGA: BU Terima Bantuan Rp 5,7 Miliar, untuk Ini

Ia menambahkan, stok beras tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi penyaluran program reguler Bulog, tetapi juga mencakup kebutuhan untuk mendukung berbagai kegiatan pemerintah daerah, termasuk Gerakan Pangan Murah (GPM) yang selama ini rutin digelar. Dalam kegiatan GPM, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi salah satu komoditas utama yang dijual dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Dengan adanya ketersediaan beras yang cukup, Bulog Bengkulu Utara memastikan masyarakat tidak perlu khawatir akan potensi kelangkaan atau lonjakan harga beras di pasar. Apalagi, pemerintah pusat melalui Bulog terus berkomitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan strategis.

“Program penjualan beras SPHP yang berjalan saat ini juga tetap bisa didukung oleh stok yang tersedia. Jadi masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga yang wajar, meski kebutuhan beras menjelang akhir tahun biasanya meningkat,” jelas Henopi.

Dalam kesempatan tersebut Henopi juga menuturkan, bahwa Bulog Bengkulu Utara juga berkomitmen akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi apabila terjadi peningkatan kebutuhan pangan di luar perkiraan. Tambahan pasokan beras sebesar 500 ton yang sudah diusulkan, diharapkan dapat menjadi langkah antisipatif dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

"Dengan demikian, ketersediaan beras kita pada tahun 2025 dipastikan tetap aman, baik untuk mendukung konsumsi rumah tangga, program pemerintah, maupun stabilisasi harga di pasar," pungkasnya.(afrizal)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan