Longsor, Jalan Menuju Desa Talang Durian Putus
DOK/BE Gotong royong yang dilakukan TNI pada lokasi longsor yang menutup badan jalan.--
Harianbengkuluekspress.id - Bukti TNI hadir di tengah masyarakat dikala musibah terjadi patut diacungi jempol. Pasalnya, longsor di jalan kabupaten menuju Desa Talang Durian Kecamatan Semidang Alas membuat akses jalan terputus dan tidak bisa dilalui masyarakat.
Babinsa Kecamatan Semidang Alas-Semidang Alas Maras, Sertu Askan Efendi memprakarsai untuk melakukan aksi gotong royong dan tindakan untuk akses jalan bisa kembali di lalui. Seperti, longsor terjadi pada Minggu dinihari 14 September 2025 sekira 00.30WIB. Longsor terjadi akibat hujan yang mengguyur sejak Sabtu 13 September 2025.
"Tengah malam tadi longsor ini terjadi, berasal dari tebing di atas jalan. Material tanah menutupi badan jalan dan akses jalan lumpuh total, Sehingga pagi harinya langsung kita lakukan gotong royong bersama,” terang Askan Efendi kepada wartawan saat dihubungi.
Selain memutuskan akses jalan, material longsor ini juga memutus aliran listrik PLN. Karena ada tiang yang terdampak akibat longsor yang terjadi ini. Selain itu, pohon besar juga menutupi akses badan jalan. Sehingga masyarakat melakukan aksi gotong royong dengan peralatan seadanya. Karena sampai saat ini pihak BPBD juga tengah mengupayakan mendatangkan alat berat dari perusahaan perkebunan dengan meminjam.
"Selain jalan lumpuh total, jaringan listrik juga terdampak. Listrik padam sejak malam tadi hingga saat ini," katanya.
BACA JUGA:Korupsi BOK Masuk Tahap Tuntutan
BACA JUGA:Dewan Sambut Dukungan Pusat untuk Transmigrasi Batu Ampar
Masyarakat saat ini mulai bergotong-royong membersihkan material tanah yang menutupi badan jalan. Dengan alat seadanya, tanah dan pohon serta bebatuan yang terbawa longsor dibersihkan, agar jalan dapat dilalui kembali.
"Masyarakat sudah bergotong-royong sejak pagi, kami dari Pos Koramil SA-SAM turut membaur membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan," ungkap Askan Efendi.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seluma Susi Aritonang saat dikonfirmasi untuk sementara ini tim tanggap darurat sudah di lokasi. Untuk akses jalan sementara waktu baru bisa di lalui kendaraan roda dua saja. Karena banyaknya material yang menimbun badan jalan. Namun BPBD tetap akan mengupayakan agar material tidak menutupi jalan lagi. Dengan meminjam alat berat perusahaan yang berada di seputaran desa.
“Alat berat kita tengah mengupayakan dengan perusahaan di seputaran kecamatan. Jadi kerjasamanya dengan perusahaan sangat dibutuhkan,” sampainya.
Sementara itu, direncanakan satu unit alat berat yang berada pinju layang akan digunakan untuk membuang material yang menutup jalan. Namun, saat operator akan menggunakan ternyata tidak layak pakai karena terkendala dengan rem alat berat tidak berfungsi maksimal.
“Jadi kita akan mengupayakan alat berat perusahaan PT MMS, besar harapan alat berat ini bisa di pergunakan untuk kepentingan banyak,” harapnya. (Jefrianto)