Harian Bengkulu Ekspress

60 Ribu Siswa Sudah Nikmati Program MBG

IST/BE Pemberian program makan gratis bergizi yang digelar oleh pemerintah ke sekolah yang menerima.--

Harianbengkuluekspress.id - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu mencatat hingga awal di bulan September 2025 sebanyak 60.191 orang dari berbagai kelompok penerima manfaat di tingkat TK hingga SMA sederajat telah memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah pusat.

Kepala Kanwil DJPb provinsi, Mohamad Irfan Surya Wardana menyebutkan wilayah penerima itu meliputi delapan kabupaten yakni Kabupaten Bengkulu Tengah, Kaur, Kepahiang, Lebong, Mukomuko, Seluma, Rejang Lebong dan Kota Bengkulu.

Meski begitu angka ini pun masih jauh dari target sasaran yang mana diperkirakan sebanyak 356.538 orang.

“Dari total siswa yang penerima bantuan operasional sekolah (BOS) reguler, saat ini baru sekitaran 60 ribu peserta didik yang sudah menerima MBG ini. Artinya, masih banyak yang belum tersalurkan,” ungkap Irfan, Senin, 15 September 2025.

BACA JUGA:Wali Kota Bengkulu Bangun 23 Ruas Jalan, Ditargetkan Tuntas Sebelum Desember, Berikut Daftarnya

BACA JUGA:APBD-P untuk Pembangunan Infrastruktur, Disampaikan Wagub Saat Paripurna

Lebih lanjut, dirinya menekankan, bahwa program MBG ini tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak sekolah, tetapi juga dapat mendongkrak ekonomi daerah. Pelaksanaannya tentu sangat bergantung pada kesiapan pemerintah daerah serta pihak terkait, terutama dalam penyediaan dapur agar mampu menjangkau seluruh siswa.

“Program ini bisa menjadi peluang untuk terus menggerakkan ekonomi regional di Bengkulu. Pemerintah daerah juga dapat memanfaatkan keterhubungan dapur MBG ini dengan sektor usaha lokal, sehingga kebutuhan pasokan bahan makanan bisa dipenuhi oleh pelaku usaha di daerah,” ujar Irfan.

Dia memastikan, program ini akan terus bertambah dan berkembang kedepannya apalagi support dari pemerintah daerah sekarang ini terus meningkat.

"Tentun jumlahnya akan terus meningkat dibandingkan yang sekarang ini," demikian terangnya. (Budhi)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan