Ini Jadwal Job Fit Jabatan Eselon II di Mukomuko
Sekda Mukomuko, Marjohan --
Harianbengkuluekspress.id – Setelah Sekda Mukomuko definitif dilantik Bupati Mukomuko Choirul Huda. Kemudian untuk percepatan pengisian jabatan yang kosong dan termasuk di jabatan eselon II, Pemkab Mukomuko segera melakukan job fit serta ada juga evaluasi.
“Untuk pejabat eselon II, segera mungkin atau paling lambat Oktober 2025 mendatang dilakukan job fit,” ujar Sekda Mukomuko Marjohan. Menurutnya, ini penting dalam manajemen aparatur sipil negara untuk mencocokkan kompetensi, keterampilan, dan rekam jejak seorang pejabat dengan kebutuhan dan tugas-tugas pada jabatan pimpinan tinggi. Dari hasil job fit nantinya, akan diketahui seperti apa kemampuan dan kecocokan seorang pejabat dalam menjalankan tupoksinya. Jika dinilai kurang, maka langkahnya adalah rotasi dengan melihat kemampuan seseorang di mana atau bidang apa bagusnya. Untuk kursi jabatan yang kosong, mekanismenya dilakukan lelang jabatan, ini juga akan diproses setelah job fit selesai.
“Setelah job fit akan dilakukan penyesuaian, baru selanjutnya lelang jabatan untuk eselon II,” bebernya.
BACA JUGA: Kerusakan Irigasi di Bengkulu Utara Jadi Penyebab Produksi Gabah Petani Menurun, Segini Luasnya
BACA JUGA: Pengawasan Lokasi Hiburan Malam di Mukomuko Diperketat, Ini Tujuannya
Marjohan juga menegaskan, dalam tahapan-tahapan baik itu mengisi kekosongan jabatan hingga nantinya akan ada dilakukan lelang jabatan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku. Diketahui, sejumlah jabatan eselon II yang saat ini masih di jabatan Pelaksana Tugas yakni Kepala Dinas Sosial,Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala BKPSDM, Staf Ahli Bupati Mukomuko,Kepala DP2KBP3A,Kepala Dinas Tenaga dan Transmigrasi. Sebelumnya, Bupati Mukomuko Choirul Huda mengatakan sjeumalah jabtan yang kosong segera dilakukan pengisian dan melaksanakan rotasi sesuai kemampuan. Rotasi pejabat dan pengisian jabatan kosong dinilai bupati perlu disegerakan untuk percepatan dari pada program daerah atau realisasi anggaran yang ada. Roda pemerintah perlu dilakukan penguatan dan penyesuaian untuk memberi energi baru bagi pejabat dan pegawai dalam bekerja.(budi)