Perumda Benteng Usulkan 2.000 SR Gratis, Ini Tujuannya
Direktur Perumda, Movizar Apriadi ST MLing --
Harianbengkuluekspress.id - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Rafflesia Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) siap mendukung program Bupati dan Wakil Bupati, Drs Rachmat Riyanto ST MAP dan Tarmizi SSos.
Yaitu, dalam hal pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Rafflesia Kabupaten Benteng, Movizar Apriadi ST MLing menjelaskan, pihaknya memperjuangkan anggaran untuk pemasangan sambungan rumah (SR) gratis bagi masyarakat.
Upaya yang dilakukan ialah dengan menyampaikan usulan ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR RI.
"Alhamdulillah, Kabupaten Benteng akan mendapatkan bantuan sekitar Rp 7,9 miliar. Anggaran tersebut akan direalisasikan untuk pemasangan 2.000 SR gratis di wilayah layanan SPAM Benteng Kobema. Yang gratis itu pemasangan SR, untuk penggunaan air bersih tetap dikenakan tagihan perbulan," ungkap Movizar.
Dijelaskan Movizar, saat ini pihaknya sedang dalam proses melengkapi berbagai dokumen pendukung serta peryaratan yang diminta oleh Pemerintah Pusat.
"Kita berharap usulan ini dapat terealisasi pada tahun 2026. Dari hasil audensi antara Bupati Benteng dan pihak Kementerian, usulan tersebuut telah disepakati untuk direalisasikan," jelasnya.
BACA JUGA: 12 Paket Pekerjaan Jalan di Benteng Rampung, Ini Lokasinya
Sebagai pendukung, terang Movizar, Perumda juga mulai mengumpulkan data calon penerima bantuan SR gratis. Secara teknis, pendataan dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) dan diketahui oleh Camat.
Sesuai rencana, pemasangan SR gratis akan dilaksanakan di beberapa desa wilayah Kecamatan Pondok Kubang. Yaitu, di Desa Taba Jambu, Dusun Baru I, Tanjung Terdana dan Desa Harapan Makmur.
"Jika kota belum terpenuhi, kita akan tambah lagi dari desa lain yang terdekat (desa tetangga,red)," terang Movizar.
Sebagai bentuk dukungan terhadap bantuan dari Pemerintah Pusat, Movizar juga mengharapkan ada kucuran anggaran yang dialokasikan dari Pemerintah Daerah (Pemda). Yaitu, melalui Dinas PUPR Kabupaten Benteng.
Usulan sudah disampaikan dan sedang digodok oleh Dinas PUPR dan Bappeda Kabupaten Benteng agar bisa diploting dalam APBD tahun anggaran 2026.