Siswa SMAN 1 BS Sambut Bahagia Program MBG
RENALD/BE Terlihat siswa SMAN 1 Bengkulu Selatan, saat mengantre ompreng dengan penuh semangat dan bahagia, Kamis 25 September 2025.--
Harianbengkuluekspress.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang baru saja diluncurkan Pemerintah di SMAN 1 Bengkulu Selatan menuai beragam respon dari para siswa. Meski sempat terjadi insiden nasi goreng yang basi pada hari kedua penyaluran, Selasa 23 September 2025, para pelajar tetap menyambut positif program ini. Mereka menilai MBG sangat membantu terutama bagi siswa yang kurang mampu dan sering kali tidak sempat sarapan sebelum berangkat ke sekolah.
Muhammad Aflah Islamy, siswa kelas XII F, menyampaikan bahwa dirinya sangat mendukung keberadaan program MBG. Menurutnya, banyak siswa yang secara ekonomi memang terbantu dengan adanya makan gratis, sehingga bisa lebih fokus dalam belajar tanpa harus memikirkan biaya tambahan untuk makanan.
“Tentunya program MBG ini bagus, karena bisa membantu teman-teman kita yang kekurangan dari segi ekonomi dalam memperoleh makanan,” ujarnya saat ikut mengantre menu MBG, Kamis 25 September 2025.
Aflah menambahkan, sebelum adanya program ini dirinya kerap tidak sempat sarapan di rumah sehingga daya tahan tubuh menurun dan sulit konsentrasi di kelas. Namun dengan adanya MBG, ia merasa kondisi tersebut bisa teratasi dan dirinya lebih bersemangat mengikuti pelajaran.
“Kami sangat bersyukur adanya program ini, karena bisa membantu dan fokus kami dalam belajar,” ungkap Aflah.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Minta Tol Bengkulu - Muara Enim Dipercepat
BACA JUGA:Jaksa Usut Polemik SMAN 5 Bengkulu: Mantan Kepsek, Panitia dan Wali Murid Diperiksa
Terkait peristiwa nasi goreng basi yang sempat ramai dibicarakan, Aflah membenarkan bahwa beberapa rekannya memang menerima kotak nasi yang tidak layak konsumsi. Akan tetapi, nasi yang ia terima sendiri masih baik dan aman untuk dimakan, sehingga ia tetap mengapresiasi program ini.
“Menunya aman, cuman memang hari Selasa kemarin itu ada beberapa nasi yang basi. Tapi kalau saya alhamdulillah semuanya baik, saya makan semuanya dan aman saja. Sehingga saya sangat senang dengan adanya program MBG ini,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Kiki, siswi kelas XI A. Ia mengaku sangat terbantu dengan program MBG karena selain mendapatkan makanan gratis, ia juga bisa menghemat uang jajannya. Menurutnya, MBG bukan hanya soal makanan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar menabung dari sisa uang yang tidak lagi digunakan untuk jajan.
“Saya sangat bersyukur karena pertama bisa menghemat uang jajan saya untuk ditabung, dan alhamdulillah selama tiga hari ini saya mendapatkan MBG yang siap santap,” ujarnya.
Kiki menegaskan bahwa insiden nasi basi pada Selasa lalu tidak membuatnya khawatir. Ia mengaku tetap yakin dengan program ini karena pada hari-hari berikutnya makanan yang diterima selalu dalam kondisi baik dan layak konsumsi.
“Saya tidak khawatir, karena saya dapat yang masih fresh. Jajan saya yang sehari bisa Rp20–25 ribu sekarang tidak lagi belanja dengan adanya program MBG,” pungkasnya.
Dengan antusiasme yang tetap tinggi dari para siswa, program MBG di SMAN 1 Bengkulu Selatan dipandang tetap membawa manfaat besar. Peristiwa nasi basi hanya menjadi catatan untuk perbaikan ke depan, sementara esensi dari program ini tetap dirasakan positif oleh para penerima manfaat. (Renald)